-->

Pelantikan HMI dan KOHATI Tarbiyah UIN Ar-Raniry Tandai Babak Baru Kepemimpinan Periode 2026–2027

29 Juni, 2026, 15.26 WIB Last Updated 2026-06-29T08:26:13Z
LINTAS ATJEH | BANDA ACEH - Regenerasi kepemimpinan kembali berlangsung di tubuh Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Komisariat Tarbiyah dan Keguruan UIN Ar-Raniry Banda Aceh. Melalui prosesi pelantikan yang berlangsung di Aula Insan Cita HMI Cabang Banda Aceh, Sabtu (27/6), jajaran Pengurus HMI dan Korps HMI-Wati (KOHATI) Periode 2026–2027 resmi mengemban amanah untuk melanjutkan estafet perjuangan organisasi. Momentum ini menjadi penanda dimulainya babak baru kepemimpinan yang diharapkan mampu memperkuat kaderisasi, memperluas ruang pengabdian, serta menjawab tantangan perkembangan zaman.

Dalam prosesi tersebut, Sabtu (27/06/2026), Fuaddatun Najmi resmi dilantik sebagai Ketua Umum HMI Komisariat Tarbiyah dan Keguruan UIN Ar-Raniry Banda Aceh Periode 2026–2027. Sementara itu, Diva Delila Putri menerima amanah sebagai Ketua Umum KOHATI Komisariat Tarbiyah dan Keguruan untuk periode yang sama.

Pelantikan berlangsung dengan khidmat dan dihadiri oleh jajaran Pengurus HMI Cabang Banda Aceh, para alumni HMI, kader HMI dan KOHATI, serta tamu undangan dari berbagai organisasi kemahasiswaan di lingkungan UIN Ar-Raniry Banda Aceh. Pembacaan Surat Keputusan kepengurusan dilakukan oleh Master Miftahul Huda, S.Hum., disaksikan oleh Master Reza Zahwal Riandi selaku PAO HMI Cabang Banda Aceh dan Master Fitria Sundari selaku Ketua Umum KOHATI HMI Cabang Banda Aceh.

Turut hadir para alumni HMI, di antaranya Dr. Muhibbuddin Hanafiah, S.Ag., M.Ag., Kanda Suheri, Yunda Ona Alviana, Kanda Rozi Rahmatillah, M.Pd., dan Kanda Zulfikar Lidan, serta Ketua DEMA Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Ar-Raniry Banda Aceh beserta jajaran Senat Mahasiswa Fakultas Tarbiyah dan Keguruan.

Dalam sambutannya, Demisioner Ketua Umum HMI Komisariat Tarbiyah dan Keguruan Periode 2024–2025, Master Muhammad Agus Farhan, mengingatkan bahwa kepemimpinan tidak lahir secara instan, melainkan melalui proses panjang yang membentuk karakter seorang kader.

«"Mahasiswa hari ini jangan hanya ingin hasil tanpa melalui proses. Tidak ada keberhasilan yang lahir tanpa perjuangan. HMI mengajarkan kita untuk menghargai setiap proses, karena dari proses itulah karakter seorang pemimpin dibentuk."»

TERIMA KASIH SUDAH MEMBACA LINTASATJEH.COM

Ketua Umum KOHATI HMI Cabang Banda Aceh, Master Fitria Sundari, turut mengingatkan bahwa jabatan merupakan amanah yang harus dijalankan dengan ketulusan, tanggung jawab, dan keteladanan.

Sementara itu, alumni HMI Dr. Muhibbuddin Hanafiah, S.Ag., M.Ag., mengajak seluruh pengurus baru untuk terus menjaga tradisi kaderisasi dan memperkuat persaudaraan sebagai fondasi utama keberlangsungan organisasi.

Rangkaian pelantikan kemudian dilanjutkan dengan kegiatan Upgrading bertema "Transformasi Kepemimpinan HMI dalam Menghadapi Tantangan Era Artificial Intelligence (AI) melalui Penguatan Nilai Keislaman, Keindonesiaan, dan Keilmuan," yang disampaikan oleh Akrimy, S.Pd., M.Pd. sebagai bekal awal bagi kepengurusan baru.

Dalam pidato perdananya sebagai Ketua Umum, Fuaddatun Najmi menegaskan bahwa amanah kepemimpinan merupakan panggilan untuk mengabdi dan melanjutkan cita-cita perjuangan HMI.

«"Pelantikan ini bukan sekadar pergantian kepengurusan, tetapi awal dari tanggung jawab besar untuk terus merawat kaderisasi, memperkuat persaudaraan, serta menghadirkan karya dan pengabdian yang bermanfaat. Dengan semangat Yakin Usaha Sampai, kami siap melanjutkan estafet perjuangan HMI menuju komisariat yang lebih maju, progresif, dan berdaya saing."»

Pelantikan ini menjadi titik awal perjalanan kepengurusan HMI dan KOHATI Komisariat Tarbiyah dan Keguruan UIN Ar-Raniry Banda Aceh Periode 2026–2027. Berbekal semangat kolaborasi, integritas, dan komitmen kaderisasi, kepengurusan baru diharapkan mampu melahirkan gagasan, karya, dan pengabdian yang memberikan manfaat bagi kampus, masyarakat, bangsa, dan umat.[*/Red]
Komentar

Tampilkan

Terkini

hukrim

+