-->

TNI Hibahkan Jembatan Bailey di Labuhan Haji, Wakil Ketua Komisi VI DPRA Irpannusir: Solusi yang Tepat

02 Juni, 2026, 12.24 WIB Last Updated 2026-06-03T05:36:44Z


LINTAS ATJEH | ACEH SELATAN - Wakil Ketua Komisi VI Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) dari Daerah Pemilihan (Dapil) 9, Irpannusir, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada TNI atas hibah jembatan Bailey yang diberikan untuk masyarakat Kecamatan Labuhan Haji, Kabupaten Aceh Selatan.


Jembatan Bailey tersebut akan dipasang di Desa Pisang sebagai penghubung menuju Desa Gunung Kapas. Kehadiran jembatan ini dinilai sangat penting karena menjadi akses utama bagi masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari, khususnya di sektor pertanian dan perkebunan.


Irpannusir mengatakan, bantuan dari TNI tersebut menjadi solusi bagi kebutuhan infrastruktur yang selama ini diharapkan masyarakat. Menurutnya, jembatan itu tidak hanya menghubungkan dua desa, tetapi juga membuka akses yang lebih baik bagi para petani dan pekebun dalam mengangkut hasil produksi mereka.


“Terima kasih kepada TNI yang telah memberikan hibah jembatan Bailey untuk masyarakat Labuhan Haji. Bantuan ini sangat berarti karena akan mempermudah akses warga menuju lahan pertanian dan perkebunan serta memperkuat konektivitas antarwilayah,” sebut Irpannusir.


Jembatan Bailey ini memiliki panjang sekitar 12 meter dan lebar 6 meter. Nilai pembangunan jembatan tersebut diperkirakan mencapai Rp 2 miliar.


Melalui program hibah ini, pemerintah daerah hanya perlu menyediakan anggaran pendamping untuk proses pemasangan dan penyelesaian konstruksi di lokasi yang telah ditentukan.


Menurut kader PAN itu, keberadaan jembatan tersebut akan memberikan dampak ekonomi yang besar bagi masyarakat.


Selama ini, sejumlah warga mengalami kendala saat membawa hasil pertanian dan perkebunan karena keterbatasan akses transportasi.


Dengan adanya jembatan baru, mobilitas masyarakat akan meningkat. Petani dapat mengangkut hasil panen dengan lebih cepat dan efisien.


Selain itu, biaya transportasi juga dapat ditekan sehingga memberikan keuntungan lebih besar bagi masyarakat yang menggantungkan hidup pada sektor pertanian dan perkebunan.


TERIMA KASIH SUDAH MEMBACA LINTASATJEH.COM


“Mayoritas masyarakat di kawasan tersebut bekerja di sektor pertanian dan perkebunan. Karena itu, akses jalan dan jembatan yang memadai menjadi kebutuhan utama untuk mendukung peningkatan ekonomi warga,” ujarnya.


Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) itu menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur pedesaan harus terus menjadi perhatian semua pihak. Menurutnya, infrastruktur yang baik akan mempercepat pertumbuhan ekonomi sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.


Ia berharap proses pemasangan jembatan dapat segera dilakukan sehingga manfaatnya dapat dirasakan masyarakat dalam waktu dekat.


Irpnnusir juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mendukung dan menjaga fasilitas yang nantinya digunakan bersama tersebut.


Sebagai anggota DPRA yang mewakili Kabupaten Aceh Barat Daya, Aceh Selatan, Kota Subulussalam, dan Kabupaten Aceh Singkil, Irpannusir menyatakan komitmennya untuk terus memperjuangkan pembangunan infrastruktur yang berdampak langsung terhadap kebutuhan masyarakat.


Menurutnya, sinergi antara pemerintah, TNI, dan masyarakat menjadi kunci dalam mempercepat pembangunan di daerah.


Ia menilai hibah jembatan Bailey ini merupakan contoh nyata kolaborasi yang mampu menghadirkan manfaat langsung bagi warga.


“Semoga jembatan ini segera terpasang dan dapat dimanfaatkan masyarakat untuk mendukung aktivitas ekonomi, terutama di sektor pertanian dan perkebunan yang menjadi tulang punggung perekonomian warga setempat,” pungkasnya.


Dengan hadirnya jembatan Bailey tersebut, masyarakat Desa Pisang dan Desa Gunung Kapas diharapkan memperoleh akses transportasi yang lebih aman, cepat, dan nyaman.


Infrastruktur ini akan mendorong peningkatan produktivitas pertanian serta memperkuat konektivitas antarwilayah di Kecamatan Labuhan Haji.[Ak]

Komentar

Tampilkan

Terkini