-->

Mahasiswa PBL 2 Universitas Teuku Umar Lakukan Diskusi dan Pengambilan Data di Puskesmas Bineuh Krueng untuk Desa Drien Kipah

15 Juli, 2026, 22.18 WIB Last Updated 2026-07-16T03:18:30Z
LINTAS ATJEH | ABDYA - Berdasarkan informasi yang diterima redaksi pada Rabu, 15 Juli 2026, 4 mahasiswa yang sedang melaksanakan Praktik Belajar Lapangan (PBL) 2 Universitas Teuku Umar di Desa Drien Kipah  telah melaksanakan kegiatan diskusi mendalam sekaligus pengambilan data kesehatan di Puskesmas Bineuh Krueng, Kecamatan Tangan-Tangan. Kegiatan ini dilakukan sebagai langkah strategis dalam upaya pemetaan masalah kesehatan sebelum melangkah ke tahap intervensi program di desa setempat.

Kegiatan diskusi dan pengambilan data ini diselenggarakan sebagai bagian dari program pengabdian dan aplikasi keilmuan serta membangun sinergi mahasiswa PBL 2 di Desa Drien Kipah dengan puskesmas bineh krueng. Kegiatan ini bertujuan khusus untuk mengidentifikasi serta memetakan tren penyakit, kondisi kesehatan lingkungan, hingga status kesehatan ibu dan anak (KIA). Data yang diperoleh dari Puskesmas ini nantinya akan menjadi fondasi utama bagi mahasiswa untuk menyusun program intervensi kesehatan yang tepat sasaran, efektif, dan berbasis kebutuhan riil masyarakat Desa Drien Kipah.

Acara diskusi berlangsung hangat di ruang pertemuan Puskesmas Bineuh Krueng dan dihadiri langsung oleh jajaran struktural puskesmas serta tim mahasiswa, yang terdiri dari:

TERIMA KASIH SUDAH MEMBACA LINTASATJEH.COM

Kepala Tata Usaha Puskesmas Bineuh Krueng

Penanggung Jawab KIA (Kesehatan Ibu dan Anak) Puskesmas Bineuh Krueng

Sefti Anna Dalipa Siregar – Mahasiswa PBL 2 Desa Drien Kipah

Novy Dayanti – Mahasiswa PBL 2 Desa Drien Kipah

Sarika – Mahasiswa PBL 2 Desa Drien Kipah

Fika Rahimi – Mahasiswa PBL 2 Desa Drien Kipah

Selama diskusi berlangsung, dilakukan evaluasi dan bedah data mengenai angka kesakitan (morbiditas), cakupan imunisasi, status gizi balita, hingga pola penyakit terbanyak yang tercatat di wilayah kerja Puskesmas. Pihak Puskesmas memberikan apresiasi yang tinggi atas inisiatif dan keaktifan para mahasiswa dalam menjemput data lapangan, guna memastikan program intervensi yang dirancang nantinya selaras dengan program prioritas Puskesmas.

Salah satu perwakilan mahasiswa PBL 2 menyampaikan bahwa visitasi dan diskusi langsung ini menjadi momentum penting bagi mereka untuk memperkuat pengalaman belajar di luar kelas serta menumbuhkan semangat pengabdian langsung kepada masyarakat. "Kegiatan ini membantu kami memahami realitas derajat kesehatan masyarakat secara riil, sekaligus menjadi bukti nyata kontribusi kami dalam mendukung program kesehatan di tingkat desa," ujarnya.

Kegiatan diskusi dan pengambilan data ini berjalan dengan lancar dan interaktif. Melalui sinergi ini, diharapkan kemitraan antara institusi pendidikan, fasilitas pelayanan kesehatan, dan masyarakat desa terus terjaga dengan baik demi mewujudkan lingkungan yang lebih sehat, mandiri, dan tangguh di Desa Drien Kipah, Kecamatan Tangan-Tangan.[*/Red]
Komentar

Tampilkan

Terkini