-->

Dengar Aspirasi Warga, Solusi Bangun Andalas Perkuat Program CSR untuk Masyarakat Lhoknga dan Leupung

23 September, 2026, 16.14 WIB Last Updated 2026-09-23T09:14:13Z
General Manager Solusi Bangun Andalas, R. Adi Santosa berfoto bersama Kepala Bappeda Kabupaten Aceh Besar, Agus Husni, S.P., Kepala DPMPTSP Aceh Besar, Andria Shahputra, S.E., M.M., Kadinkes Aceh Besar, Ns. Rina Karmila, S.Kep., M.Kep., jajaran Forkopimcam, tokoh masyarakat, penerima manfaat program CSR, tim Rumah Zakat, Rumah Amal USK, Rumoh Pangan Aceh, Islamic Relief serta para pemangku kepentingan lainnya. (Foto: Media Center Aceh Besar).

LINTAS ATJEH | ACEH BESAR - Program pemberdayaan masyarakat yang memberikan manfaat, dirancang berdasarkan kebutuhan nyata di lapangan. Karena itu, Solusi Bangun Andalas kembali membuka ruang dialog dengan pemerintah, masyarakat dan para pemangku kepentingan melalui Forum Konsultasi Masyarakat (FKM) untuk menyerap aspirasi sekaligus mengevaluasi pelaksanaan program CSR di Kecamatan Lhoknga dan Kecamatan Leupung, Kabupaten Aceh Besar.

Digelar di Andalas Hall, Lhoknga, Rabu (23/9), FKM menjadi wadah komunikasi dua arah bagi Solusi Bangun Andalas dengan berbagai pihak untuk membahas perkembangan program CSR, mendengarkan masukan masyarakat, serta memperkuat kolaborasi agar program yang dijalankan semakin relevan dengan kebutuhan masyarakat dan mendukung pembangunan daerah.

Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Bappeda Kabupaten Aceh Besar, Agus Husni, S.P., Kepala DPMPTSP Aceh Besar, Andria Shahputra, S.E., M.M., Kadinkes Aceh Besar, Ns. Rina Karmila, S.Kep., M.Kep., jajaran Forkopimcam, tokoh masyarakat, serta para pemangku kepentingan lainnya.

General Manager Solusi Bangun Andalas, R. Adi Santosa, mengatakan komunikasi yang terbuka dengan masyarakat menjadi bagian penting dalam memastikan program pemberdayaan yang dijalankan Perusahaan memberikan manfaat yang sesuai dengan kebutuhan di lapangan.
General Manager Solusi Bangun Andalas, R. Adi Santosa memberikan sambutan dalam Forum Konsultasi Masyarakat (FKM) Program Pemberdayaan Masyarakat PT Solusi Bangun Andalas di Andalas Hall, 23 September 2026. (Foto: Media Center Aceh Besar).

“Kami menghargai kesempatan untuk duduk bersama, mendengarkan berbagai pandangan dan memahami kebutuhan masyarakat dari berbagai perspektif. Kami meyakini program yang memberikan manfaat akan lebih kuat ketika dirancang dan dijalankan melalui kolaborasi. Karena itu, masukan dari pemerintah, tokoh masyarakat dan seluruh pemangku kepentingan menjadi bagian penting bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas program CSR Solusi Bangun Andalas,” ujarnya R. Adi Santosa.

Dalam forum tersebut, Solusi Bangun Andalas memaparkan perkembangan pelaksanaan program CSR sekaligus membuka ruang diskusi bagi peserta untuk menyampaikan aspirasi, pengalaman dan masukan. Selain itu, Perusahaan juga mendapatkan umpan balik untuk pengembangan program agar semakin tepat sasaran, efektif dan memberikan dampak positif bagi masyarakat.

Kepala Bappeda Kabupaten Aceh Besar, Agus Husni, S.P., mengapresiasi konsistensi Solusi Bangun Andalas dalam melibatkan berbagai unsur pemangku kepentingan melalui FKM. Menurutnya, forum tersebut dapat menjadi sarana untuk memperkuat komunikasi dan sinergi antara dunia usaha, pemerintah dan masyarakat dalam mendukung pembangunan daerah.
Kepala Bappeda Kabupaten Aceh Besar, Agus Husni, S.P., memberikan sambutan mewakili Bupati Kabupaten Aceh Besar dalam Forum Konsultasi Masyarakat (FKM) Program Pemberdayaan Masyarakat PT Solusi Bangun Andalas di Andalas Hall, 23 September 2026. (Foto: Media Center Aceh Besar).

TERIMA KASIH SUDAH MEMBACA LINTASATJEH.COM

“FKM merupakan ruang yang baik untuk membangun komunikasi dan kolaborasi antara Perusahaan, pemerintah dan masyarakat. Melalui forum ini, berbagai pihak dapat menyampaikan pandangan dan masukan secara langsung. Kami berharap sinergi yang telah terbangun dapat terus diperkuat untuk mendukung pembangunan dan memberikan manfaat bagi masyarakat Aceh Besar,” ujar Agus Husni.

Salah satu program yang menjadi bagian dari pembahasan dalam forum adalah pemberdayaan kelompok petani kacang koro pedang di Desa Nagaumbang. Program binaan CSR Solusi Bangun Andalas yang dilaksanakan bekerja sama dengan Rumoh Pangan Aceh tersebut diarahkan untuk mendukung peningkatan kapasitas kelompok tani sekaligus aktivitas produksi.

Dukungan yang diberikan antara lain berupa rumah produksi dan berbagai peralatan kerja yang dibutuhkan kelompok tani untuk menunjang kegiatan produksi kacang koro pedang.
General Manager Solusi Bangun Andalas, R. Adi Santosa berfoto bersama Kepala Bappeda Kabupaten Aceh Besar, Agus Husni, S.P., Kepala DPMPTSP Aceh Besar, Andria Shahputra, S.E., M.M., Kadinkes Aceh Besar, Ns. Rina Karmila, S.Kep., M.Kep., jajaran Forkopimcam, tokoh masyarakat, penerima manfaat program CSR, tim Rumah Zakat, Rumah Amal USK, Rumoh Pangan Aceh, Islamic Relief serta para pemangku kepentingan lainnya. (Foto: Media Center Aceh Besar).

Fauzi Arja, mitra program CSR Solusi Bangun Andalas dari Rumoh Pangan Aceh, mengatakan dukungan tersebut memberikan manfaat langsung bagi kelompok tani dalam menjalankan aktivitas produksinya.

“Sekarang kelompok tani Desa Nagaumbang sudah memiliki rumah produksi dan berbagai peralatan kerja yang dibutuhkan untuk beraktivitas. Bantuan ini sangat membantu mereka dalam memproduksi kacang koro pedang untuk memenuhi permintaan pasar,” kata Fauzi.

R. Adi Santosa menggaris bawahi, bahwa program-program pengembangan masyarakat tersebut merupakan wujud dukungan perusahaan untuk memperkuat kapasitas masyarakat, tidak hanya melalui bantuan, tetapi juga dengan menyediakan sarana yang mendukung aktivitas ekonomi kelompok secara berkelanjutan.

“Kami ingin terus tumbuh bersama masyarakat. Untuk itu, kami akan terus menjaga komunikasi, memperkuat kolaborasi dan mendengarkan masukan dari berbagai pihak. Semoga melalui FKM ini, kita dapat semakin menyatukan langkah untuk menghadirkan program-program yang memberikan nilai tambah bagi masyarakat Lhoknga dan Leupung,” tambahnya.[*/Red]
Komentar

Tampilkan

Terkini

hukrim

+