GeMAS Kritik Umroh 'Ala' Bupati Aceh Selatan

ACEH SELATAN - Gerakan Mahasiswa Aceh Selatan (GeMAS) menilai kegiatan pemberangkatan umroh sebanyak 100 orang yang dilaksanakan oleh Pemkab Aceh Selatan dinilai sarat dengan kepentingan politik Pilkada Aceh Selatan 2018 mendatang.

Hal ini disampaikan Koordinator Gerakan Mahasiswa Aceh Selatan (GeMAS), Asradi kepada LintasAtjeh.com dalam rilisnya, Kamis (13/04/2017).

Menurut Asradi, kegiatan umroh tersebut merupakan upaya bagi petahana untuk mengikat dan menggalang dukungan sejumlah tokoh masyarakat demi kepentingannya pada pesta demokrasi tahun depan.

"Sungguh miris, di kala dinamika perekonomian masyarakat Aceh Selatan kian memprihatinkan, Bupati Aceh Selatan justru lebih mengutamakan ambisi pribadinya untuk mempertahankan kekuasaan dengan menggunakan anggaran daerah," ungkap Asradi prihatin.

Disatu sisi, lanjut Asradi, kita mengakui umroh tersebut merupakan ibadah, namun disisi lain masih banyak persoalan masyarakat yang dapat diberdayakan dengan alokasi anggaran daerah tersebut.

"Jika saja untuk satu orang yang diberangkatkan umroh tersebut dibutuhkan dana sebesar Rp.18 juta per orang untuk 100 orang, maka total anggaran yg dihabiskansebanyak 2,1 M. Tentunya yang menjadi persoalan di kalangan publik, kenapa ketika untuk persoalan kepentingan masyarakat umum, pemkab kerap memberikan alasan anggaran terbatas, atau tidak tersedia alokasi anggaran dan sebagainya," bebernya.

Namun, tambah dia, disaat untuk kepentingan politiknya, anggaran daerah menjadi sasaran empuk untuk menjalankan misi pribadinya. Sungguh memprihatinkan.

"Coba bayangkan saja, untuk dana kegiatan paguyuban kecamatan se-Aceh Selatan sampai saat ini mahasiswa di Banda Aceh saja tidak pernah dibantu oleh Pemkab Aceh Selatan. Padahal kami mahasiswa ini juga merupakan bagian aset pemerintahan yang perlu diperhatikan," tukasnya.

"Sekalipun demikian, kami tahu bahwa pada tahun ini ada satu paguyuban kecamatan yang mendapatkan perhatian khusus dari Bupati Aceh Selatan. Sekali lagi, kami nyatakan bahwa kami menyesali sikap Bupati Aceh Selatan tersebut," tandasnya.[Rls]

Baca Juga