Marhaban Ya Ramadhan Selamat Menjalankan Ibadah Puasa 1439 H Mohon Maaf Lahir & Batin Minal Aidzin Wal Faidzin.

Enam WNA Tercatat Berada di Wilayah Pengawasan Kantor Imigrasi Langsa

LANGSA - Sebanyak enam warga negara asing (WNA) yang menetap sementara di Kabupaten Aceh Timur dan Atam melapor ke Kantor Imigrasi Kelas II Langsa, Kota Langsa. 

Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Langsa Mirza Akbar melalui Kasi Insarkom Cut Ana Darmawan saat ditemui LintasAtjeh.com, Senin (19/03/2018), di ruang kerjanya mengatakan bahwa berdasarkan data yang ada, terdapat lima warga negara asing di Kabupaten Aceh Timur dan seorang di Aceh Tamiang.

"Data pada Kantor Imigrasi Langsa seperti itu, ke semua WNA melapor dan memiliki dokumen resmi," kata Cut Ana Darmawan. 

"Dari keenam warga negara asing yang melapor, seorang berjenis kelamin wanita," imbuhnya. 

Cut Ana Darmawan menjelaskan bahwa kelima WNA di Kabupaten Aceh Timur berasal dari beberapa negara, seperti Norwegia, India dan Filipina. Sedangkan seorang di Aceh Tamiang berkebangsaan India.

"Dua orang kewarganegaraan India, dua orang Filipina dan seorang Norwegia," jelasnya.

Lebih dia, keenam WNA tersebut telah memiliki dokumen pemegang izin tinggal tetap. Dimana, empat orang akan berakhir dokumen keimigrasiannya pada tahun 2018 serta dua lainnya tahun 2019.

Selain itu, pihak Imigrasi Langsa masih melakukan penahanan terhadap 13 orang asing yang merupakan Anak Buah Kapal (ABK), setelah penangkapan oleh pihak keamanan beberapa waktu lalu.

Kewarganegaraan ABK tertangkap tersebut berasal dari Myanmar, Thailand dan Kamboja. Mereka menunggu saat pendeportasian ke negara asal.

Cut Ana Darmawan mengakui, pihaknya memiliki keterbatasan dalam melakukan pengawasan terhadap keimigrasian. Karenanya diharapkan dukungan dari semua pihak.

"Laporkan saja bila mengetahui ada orang asing masuk wilayah kita tanpa dilengkapi dokumen resmi atau penyalahgunaan izin tinggal," imbaunya.

"Selama ini ada laporan ke Kantor Imigrasi Langsa melalui aplikasi yang tersedia jika terdapat orang asing berkunjung atau sekedar melintas dan menginap di hotel dalam Kota Langsa," terangnya. 

"Kita berharap semua pihak bisa mendukung penertiban keimigrasian di daerah kita. Mohon support dari semua pihak," pungkasnya.[Sm]

Baca Juga