-->








Kenaikan Harga BBM Picu Membengkaknya Harga Sembako

24 November, 2014, 15.25 WIB Last Updated 2014-11-24T08:58:19Z

LHOKSUKON - Setelah Presiden menaikan harga bahan bakar minyak (BBM) subsidi jenis premium dan solar sebesar Rp 2.000/liter, kini juga telah memicu kenaikan harga beberapa komoditas pokok di pasar, salah satunya pasar Kota Pantonlabu dan Lhoksukon, Kabupaten Aceh Utara. Kenaikan bahan pokok seperti pada daging sapi yang harganya kembali menyentuh level Rp 100.000/kg, setelah sebelumnya sempat turun menjadi Rp 90.000/kg.

"Minggu kemarin harga daging sapi hanya Rp 90.000/kg sekarang Rp 100.000/kg. Harganya naik gara-gara harga BBM naik," kata Syukri, (56), salah satu pedagang daging sapi dan kambing Pasar Lhoksukon, Kabupaten Aceh Utara, Senin (24/11/2014).

Kenaikan harga daging sapi sudah terlihat pada tingginya rata-rata harga jual karkas (daging plus tulang) sapi. Harga karkas mengalami kenaikan dari Rp 65.000/kg menjadi Rp 75.000/kg. Tingginya harga daging sapi menyebabkan omzet penjualan pedagang menurun drastis.

"Yang beli kalau sebelumnya lumayan rame, tetapi sekarang menurun. Kadang-kadang orang kaya, yang biasa-biasa aja harus mempertimbangkan kalau sekarang," imbuhnya.

Seperti disampaikan Liyah Jalil (52), pedagang ikan di pasar Pantonlabu, Kecamatan Tanah Jambo Aye, menurutnya tidak hanya daging sapi, kenaikan harga jual juga terjadi pada jenis daging ikan. Liyah pedagang mengungkapkan setelah pemerintah menaikkan harga BBM subsidi, harga ikan naik rata-rata Rp 2.000-3.000/kg. (02/01)
Komentar

Tampilkan

Terkini