-->








Aceh Timur Mantap Dukung Swasembada Pangan Nasional

20 Januari, 2015, 18.02 WIB Last Updated 2015-01-20T18:09:19Z
ACEH TIMUR - Pemerintah Kabupaten Aceh Timur, melalui Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Holtikultura menggelar acara peletakan batu pertama kegiatan rehabilitasi dan pengembangan jaringan irigasi yang merupakan program peningkatan ketahanan pangan dalam rangka mewujudkan swasembada pangan padi, jagung dan kedelai Tahun 2015.

Acara yang diselenggarakan di Desa Abeuk Geulanteu, Kecamatan Madat, 20 Januari 2015 tersebut turut dihadiri, Bupati Aceh Timur Hasballah M, Thaib, Dandim 0104 Aceh Timur Letkol Inf Mahesa Fitriadi, Dinas Pertanian, Tanaman Pangan dan Holtikultura Ir. Sanusi, Kepala Bapelluh Lukman, Sp, Kepala Bappeda Husni Thamrin, Camat Madat Sulaiman, Sa.g, Kapolsek Madat Iptu Imran, Rusli dan Muhammad Sufyan anggota DPRK Aceh Timur.

Bupati Aceh Timur Hasballah M, Thaib dalam sambutannya mengatakan, kegiatan ini kita laksanakan mengingat pentingnya upaya Rehabilitasi dan Peningkatan Kinerja Jaringan Irigasi Tersir Tahun 2015.

"Untuk mencapai swasembada Pangan dan Kedaulatan Pangan dan memperbaiki seluruh irigasi dan membangun jaringan irigasi baru dalam rangka mendongkrak produksi pangan," katanya.

Disebutkan, salah satu sasaran utama pembangunan pertanian secara nasional adalah tercukupinya kebutuhan pangan dalam negeri, melalui swasembada padi, jagung dan kedelai. Pada Tahun ini Pemerintah telah merencanakan swasembada padi, jagung dan kedelai.

"Upaya untuk mencapai swasembada ini dilakukan dengan peningkatan produktivitas pembangunan infrastruktur pertanian, inovasi teknologi, dukungan regulasi kebijakan serta pendampingan," sebut Bupati.

Bupati menyebutkan, Provinsi Aceh adalah prioritas utama secara nasional untuk mencapai swasembada tersebut, oleh karena itu dibutuhkan rehabilitasi dan pengembangan jaringan irigasi tersier.

"Sebagai langkah aksi pencapaian sasaran tersebut maka dicanangkanlah kegiatan rehabilitasi dan pengembangan jaringan irigasi tersier yang dialokasikan di 18 Kabupaten di Provinsi Aceh," jelas Bupati.

Dengan demikian, Kabupaten Aceh Timur mendapat alokasi saluran selaus 13 ribu hektar, hal ini sungguh merupakan suatu kepercayaan yang sangat besar dari Pemerintah Pusat kepada Pemerintah Aceh dan Kabupaten Aceh Timur khususnya.

Bupati dalam sambutannya juga menyampaikan, perlu kita ketahui bersama bahwa kegiatan pelaksanaan pencangan ini dialksanakan serentak diseluruh Indonesia. Pusat kegiatan ini dilaksanakan di Kalimantan, yang langsung dipimpin oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo.

"Untuk itu, dengan adanya kegiatan ini, Kabupaten Aceh Timur diharapkan mampu memenuhi target produksi padi, jagung dan kedelai, hal ini tentu bukanlah hal yang mudah, karena dibutuhkan segenap daya upaya dan kerja yang lebih keras dan penuh semangat dari para petugas dilapangan terutama para penyuluh dan mantra tani yang ada di kecamatan-kecamatan dan tentu saja keras dari pelaksana kegiatan itu sendiri yaitu perkumpulan petani pemakai air (P3A) dan kelompok-kelompok tani terkait," ujar Bupati.

Dalam kesempatan tersebut bupati juga meminta dan menghimbau kepada segenap unsure musika disetiap kecamatan yaitu para camat, para kapolsek dan danramil mau mendukung dan bergerak untuk mengsukseskan kegiatan ini.
"Lantaran aparat Pemerintah tidak dapat berjalan sendiri-sendiri, karena keberhasilan suatu program pemerintah hanya dapat terwujud apabila tercipta sinergi yang baik antara instansi-instansi terkait," kata Bupati.

Selain dari pada itu, bupati dalam sambutannya juga mengatakan, untuk mewujudkan target-target yang telah kita sebutkan tadi, tentunya memerlukan pula inovasi teknologi, manajemen dan sumberdaya manusia yang kompeten dan profesional.

"Oleh Karena itu bimbingan dan pelatihan secara berkelaqnjutan perlu terus diberikan kepada para penyuluh dan petugas lapangan lainnya, sehingga pada gilirannya mereka dan mentransfer pengetahuan dan ketrampilannya kepada kelompok-kelompok tani pelaksana kegiatan di lapangan," terang Bupati.

Diakhir sambutannya, Bupati kepada seluruh personil yang terkait dengan kegiatan ini, mengajak semua untuk mensukseskan kegiatan Rehabilitasi dan Pengembangan Jaringan Irigasi Tersier Tahun 2015 Kabupaten Aceh Timur.

"Mari kita semua bangkit dan bergerak bersama-sama membangun Aceh Timur yang kita cintai ini. Kalau bukan kita, siapa lagi, kalau tidak sekarang kapan lagi," katanya.

Dirinya mengharap kegiatan ini mampu memberikan inspirasi dan motivasi bagi para petugas lapangan dan para petani kita dalam mengsukseskan target utama pembangunan pertanian khususnya bidang infrastruktur pertanian di Kabupaten Aceh Timur," demikian sambutan Bupati Aceh Timur Hasballah, M. Thaib. [Iskandar]
Komentar

Tampilkan

Terkini