-->








Akibat Banjir, Petani di Aceh Utara Kehabisan Modal

09 Januari, 2015, 19.36 WIB Last Updated 2015-01-09T12:36:11Z
LHOKSUKON – Banjir yang melanda kabupaten Aceh Utara akhir Desember lalu membuat ribuan hektar sawah di Aceh Utara mengalami gagal tanam. Petani mengaku telah kehabisan modal, sebab benih yang dibeli seharga Rp50 ribu per sak gagal tanam akibat terendam banjir.

“Kami hanya berharap pemerintah memberikan bantuan benih padi, ujar salah seorang petani di kecamatan Seunuddon, Sudirman (43) kepada lintasatjeh.com, Jumat (9/1).

Selain itu, kata Sudirman petani lain juga mengeluhkan hal yang serupa yaitu sebagaian padi yang sudah disemai dibawa banjir, sehingga petani mengalami kerugian besar.

Jika tidak diberikan benih bantuan oleh pemerintah kami tidak ada lagi modal untuk menenam padi, ujarnya.

Kepala Balai Penyuluhan Pertanian Perikanan dan Kehutanan (BP3K) Kecamatan Seunuddon, Darwis mengatakan, terkait keluhan petani di kecamatan Seunuddon, dirinya sudah menyampaikan secara tertulis kepada dinas terkait di Aceh Utara untuk meminta bibit padi bantuan.

Darwis menambahkan, sedikitnya seluas  2.533 hektar sawah di Kecamatan tersebut terancam gagal tanam pada tahun ini jika pemerintah tidak segera menyalurkan bantuan bibit. Kebanyakan petani sudah menyemai benih padi mereka untuk siap tanam pada tahun ini, namun padi mereka terendam banjir selama sepekan sehingga benih tersebut rusak total, kata Darwis.

Selain Sawah, seluas 3.298 hektar tambak di kecamatan tersebut juga gagal panen. Ikan bandeng, udang, dan sejumlah ikan lainya lepas karena banjir, padahal kebanyakan warga ingin memanen ikan mereka pada bulan maulid nabi.

Akibat sebagian besar petani tambak gagal panen berdampak pada harga ikan di pasar. Di Aceh Utara, harga ikan bandeng sebelumnya seharga Rp7000 per kilogram sekarang naik menjadi Rp25 ribu perkilogram, hal yang sama juga terjadi pada ikan tongkol.


Harga naik karena modalnya besar, sebab ikan sangat susah didapat. Harga naik karena bertepatan datangnya bulan maulid, yang mengalami permintaan meningkat, ujar salah seorang pedagang ikan di pasar Panton Labu, Aceh Utara. [01]
Komentar

Tampilkan

Terkini