-->








Bripda Taufik "Sang Polisi" Sederhana

15 Januari, 2015, 10.18 WIB Last Updated 2015-01-15T10:00:47Z
Bripda Taufik
SLEMAN - Bripda Taufik Hidayat, polisi yang tinggal di bekas kandang sapi dengan keluarganya yakin bahwa dirinya bisa lolos dalam tes penerimaan Polri. Usaha kerja kerasnya membuahkan hasil, pada akhir tahun 2014 lalu dirinya sudah menuntaskan pendidikan di SPN (Sekolah Polisi Negara) Selopamioro.

Sejak lulus dari SMK N 1 Sayegan tahun 2013, Taufik sendiri pernah bekerja menjadi staf perpustakaan di SMK-nya tersebut. Baru setelah tahun 2014 dia membulatkan tekad untuk bergabung dalam penerimaan Brigadir Polri dari Polda DIY. Dia termotivasi menjadi polisi karena saat sekolah dia aktif di bidang kepramukaan.

"Bapak tidak tahu kalau saya mendaftar di kepolisian, saat sidang kelulusan baru saya mengajak bapak saya," ceritanya.

Awalnya ayah Taufik sempat meragukan apakah Taufik benar-benar bisa ditrima di kepolisian. Sang Ayahpun sempat menanyakan apakah nanti pihaknya harus membayarkan sejumlah uang untuk melancarkan Taufik masuk ke kepolisian.

"Saya jawab, kalau saya ga lulus karena harus pake uang, maka saya rela kerja di SMK lagi. Alhamdullilah saya lolos seleksi, waktu itu saya juga tidak percaya, dan saya meminta bapak saya untuk menampar pipi saya, apakah saya bermimpi atau tidak," kenangnya.

Taufik sudah selesai menjalani pendidikannya, dan saat ini dirinya ditempatkan di satuan Sabhara Polda DIY. Taufik sendiri berencana akan memberikan gaji pertamanya kepada bapaknya. [TribunJogja]
Komentar

Tampilkan

Terkini