-->

Kemarau Datang, Warga Cot Girek Mulai Resah

30 Januari, 2015, 00.09 WIB Last Updated 2015-01-29T17:09:25Z
ilustrasi
LHOKSUKON - Kemarau mulai datang, warga di Kecamatan Cot Girek, Aceh Utara pun mulai resah. Pemerintah setempat diminta untuk dapat menanggulangi persoalan tahunan ini. Pemerintah diminta untuk dapat menyalurkan air bersih ke masing-masing desa di kecamatan tersebut yang mengalami kekeringan.

Desa Alue Drien misalnya, warga disana mulai mencari sumber air yang masih tersisa untuk dipergunakan seperlunya. Lantas, air yang didapat pun justeru berbabu amis dan kotor. Namun, sebagian warga juga ada yang membeli air ke tempat-tempat doorsmear. Untuk satu jerigen ukuran 40 liter, warga merogoh koceh senilai seribu rupiah.

Kemarau mulai kita rasakan lagi seperti tahun sebelumnya. Kita terpaksa membeli air di doorsmear dengan harga seribu rupiah perjerigen. Itupun mesti menunggu beberapa jam karena harus antri. Tak hanya itu, warga juga ada yang berjalan kaki untuk mencari sumber air dihutan, kata Geuchik Alue Drien, Anwar S, Kamis (29/1/2015).

Sementara Kepala Kantor Kecamatan (Camat) Cot Girek, Usman S.sos mengatakan bahwa pihaknya sedang berupaya untuk mengatasi persoalan tersebut. Kekeringan di Cot Girek kata dia kerap dirasakan warga setiap tahunnya.

“Sedang kita upayakan penanggulangan masalah kekeringan di Cot Girek ini. Sementara waduk yang ada dikecamatan ini belum dapat difungsikan karena belum dipasok aliran listrik. Sehingga ketersediaan di waduh tersebut belum dijalankan. Yang jelas kita tetap upayakan sedini mungkin masalah kekeringan ini,” kata Usman ketika ditanyai lintasatjeh.com. [rul]
Komentar

Tampilkan

Terkini