-->

KPA/PA Pasee Tidak Pernah Minta "Pajak Nangroe"

29 Januari, 2015, 22.38 WIB Last Updated 2015-01-29T15:38:40Z
LHOKSEUMAWE – Komite Peralihan Aceh dan Partai Aceh (KPA/PA) Wilayah Pasee membantah pihaknya meminta jatah “Pajak Nangroe” kepada dinas, perusahaan ataupun rekanan proyek, sebagaimana isu yang berkembang di tengah-tengah masyarakat di kabupaten Aceh Utara.

Ketua KPA/PA Wilayah Pasee, Tgk Zulkarnaini, menanggapi hal ini dengan sangat santai. Dia menyebutkan bahwa saat ini banyak sekali berkembang isu-isu provokatif dengan maksud untuk menjatuhkan KPA/PA.

Namun begitu, pihaknya meminta kepada masyarakat jangan menelan mentah-mentah isu tersebut. Sebab, belum tentu isu yang dikembangkan itu benar adanya. Dia menegaskan, terkait pajak proyek, KPA/PA mulai dari tingkat Sagoe sampai wilayah tidak ada meminta jatah, karena urusan proyek adalah urusan pemerintah.

“Proyek tersebut bebas, artinya siapapun boleh mengikutinya asalkan sesuai dengan persyaratan yang telah ditentukan oleh dinas terkait,” ucap Tgk Zulkarnaini, pada Coffe Morning dengan wartawan baik media cetak, online maupun elektronik di Restoran Lido Graha Hotel, Kota Lhokseumawe, Kamis (29/1).

Namun, perlu diketahui oleh dinas terkait terkait masalah proyek diminta untuk membagikannya secara adil jangan ada istilah anak tiri, anak kandung. Menurutnya lebih tepat jika diberikan kepada putra-putra daerah setempat agar tidak muncul kesenjangan sosial.

Selain itu, Tgk Ni juga mengharapkan kepada pekerja ataupun rekanan untuk bekerja sesuai spek. “Jalankan proyek tersebut tepat sasaran dan bermutu dan dapat dipertanggungjawabkan,” pungkasnya. [01]
Komentar

Tampilkan

Terkini