-->

ACT Buat Program "Rohingya Happy School"

07 Juni, 2015, 20.18 WIB Last Updated 2015-06-07T13:18:40Z
LHOKSUKON - Aksi Cepat Tanggap (ACT) membangun program “Rohingya Happy School” untuk 332 imigran Myanmar etnis Rohingya di pelabuhan TPI Desa Kuala Cangkoy, Lapang, Aceh Utara. Sebagaimana dikatakan relawan ACT, Siska kepada lintasatjeh.com, Minggu (07/6).

Happy School dibuka untuk para Rohingya yang trauma pasca terdampar di perairan Seunuddon, Aceh Utara pada 10 Mei lalu. “Kita bangun Happy School untuk mereka karena trauma. Terlebih dahulu kita utamakan program tersebut untuk anak-anak Rohingya,” katanya.

Happy School dijalankan secara enjoy dan harus banyak interaksi kepada mereka (Rohingya,red).

“Mereka yang anak-anak kita ajari berhitung. Yang ibu-ibunya kita ajarkan cara membuat bros, sedangkan yang pria dewasa ada juga kita ajarkan berbahasa Indonesia maupun Aceh,” tambah Siska.

Berdasarkan data yang dikumpulkan pihaknya, saat ini Rohingya yang di tampung oleh Pemerintah di Aceh jumlahnya mencapai sekitar 1.447 yang terdiri dari 332 Rohingya di Aceh Utara, 433 di Bireum Bayeun Aceh Timur, dan 682 di Kuala Langsa. Sementara total imigran Bangladesh mencapai sekitar 715 orang yang terdiri dari 250 orang ditempatkan di Lhokseumawe, 43 orang di Bireum Bayeun Aceh Timur, dan 422 orang yang ditempatkan di Kuala Langsa.

“Totalnya itu Rohingya dan Bangaldesh sekitar 2.162. Mereka terdampar sejak 10 Mei lalu, gelombang pertama terdampar di Aceh Utara, kedua di Kuala Langsa, dan ketiga terdampar di Julok Aceh Timur,” pungkas Siska.[chairul]
Komentar

Tampilkan

Terkini