-->

Muslim Rohingya Diminta Punya Niat Pulang ke Negaranya

11 Juli, 2015, 06.42 WIB Last Updated 2015-07-10T23:42:04Z
LHOKSEUMAWE - Ratusan pengungsi Myanmar etnis muslim Rohingya mengikuti shalat tarawih berjama'ah dan dzikir jihad bersama Front Pembela Islam (FPI) Aceh di tempat penampungan Desa Blang Adoe, Kecamatan Kuta Makmur, Aceh Utara.

Ketua FPI Aceh, Tgk Muslim At-Tahiry mengatakan, shalat tarawih yang kemudian dilanjutkan dengan dzikir dan doa penuh khusyuk, bahkan sempat membuat suasana isak tangis.

"Tadi malam muslim dan muslimah rohingnya mengikuti shalat tarawih dan zikir jihad serta doa bersama dengan penuh khusyuk dan iringi isak tangis. Kegiatan ini kita pimpin langsung," ujar Tgk Muslim At-Tahiry, Jum'at (10/7).

Tak hanya itu, lanjutnya, pihaknya juga melanjutkan dengan tausiah yang didampingi oleh salah satu muslim Rohingya yang pasif berbahasa Melayu, Muhammad Husein yang diartikan ke bahasa Myanmar.

"Dalam tausiah tersebut, saya selaku Ketua FPI Aceh menyampaikan agar mereka dapat menjadikan Aceh sebagai tempat untuk mempersiapkan diri dan menyelamatkan aqidah generasi mereka," tambahnya.

Para muslim Rohingya ini juga diminta untuk harus punya niat kembali ke tanah air mereka guna membebaskan negara mereka dari penjajahan dan kezaliman para Budhis.

"Maka FPI mengharapkan kepada mereka untuk menjaga akhlak agar mreka dicintai oleh masyarakat Aceh. Dan mereka juga harus mewaspadai setiap NGO maupun LSM yang kafir yang kadang mereka punya missi pedangkalan aqidah," tambah lagi Tgk Muslim.

Dalam hal ini pihaknya (FPI, red) mengharapkan kepada setiap NGO asing yang masuk ke Aceh dengan alasan kemanusian untuk tidak ada missi lain seperti pedangkalan aqidah, seperti yang terjadi dimasa Tsunami lalu.

Usai menggelar kegiatan itu, FPI Aceh kemudian membagikan santunan berupa kain sarung beserta kopiah peci kepada para pengungsi.

"Tak hanya itu, kita juga membagikan nasi lauk ayam penyet dan kue untuk makan bersama. Acara tersebut turut dihadiri oleh seratusan angota FPI Aceh Utara dan juga diikuti oleh Majelis Dzikir Mujahidin," tutup Tgk Muslim At-Tahiry.[chairul]
Komentar

Tampilkan

Terkini