LINTAS ATJEH | BANDA ACEH - Pada tahun 2026, Universitas Syiah Kuala kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat internasional melalui ajang World Young Inventors Exhibition (WYIE) 2026 yang berlangsung di KLCC, Kuala Lumpur, Malaysia. Kompetisi ini merupakan pameran dan perlombaan inovasi internasional yang mempertemukan para inventor dari berbagai negara untuk menampilkan hasil penelitian dan inovasi terbaik mereka. Acara yang diselenggarakan oleh Malaysian Invention & Design Society (MINDS) ini berlangsung pada 18–20 Mei 2026.
Dalam kompetisi bergengsi tersebut, mahasiswa Universitas Syiah Kuala berhasil memperoleh medali perak (silver medal) setelah melewati beberapa tahapan seleksi. Proses kompetisi diawali dengan seleksi abstrak yang diikuti peserta dari berbagai negara seperti Indonesia, Malaysia, Thailand, Korea Selatan, Qatar, Arab Saudi, dan negara lainnya. Tim dari USK berhasil lolos tahap awal dan melanjutkan ke babak Final Pitch Deck yang dilaksanakan langsung di arena expo KLCC pada 18–19 Mei 2026. Pada tahap final, seluruh peserta diwajibkan membuka booth pameran sekaligus mempresentasikan inovasi mereka di hadapan dewan juri internasional.
WYIE sendiri menjadi wadah kolaborasi internasional dalam bidang inovasi dan pengembangan produk yang terus berkembang setiap tahunnya. Kompetisi ini terbagi dalam lebih dari 15 kategori, dan produk dari tim NERA masuk ke kategori Pharmacy, Health, Medicine, and Humanistic Therapy.
TERIMA KASIH SUDAH MEMBACA LINTASATJEH.COM
Tim NERA terdiri dari empat mahasiswa Fakultas Kedokteran dan dua mahasiswa Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Syiah Kuala. Tim ini mengembangkan inovasi berupa natural mouth spray anti sariawan berbahan dasar ekstrak daun sirih (Piper betle L) dan Aloe vera. Produk ini dirancang sebagai solusi praktis untuk membantu mengatasi sariawan dengan memanfaatkan kandungan antibakteri dan antiinflamasi dari daun sirih serta sifat penyembuhan luka dan pelembap alami dari Aloe vera. Inovasi ini diharapkan dapat menjadi alternatif produk kesehatan mulut berbahan herbal yang aman, efektif, dan mudah digunakan oleh masyarakat.
Adapun anggota tim tersebut yaitu Nadya Putri Seraja, Fazhira Suci Ramadhani, Putri Taqiyyah dan Alia Kamila Fitri dari Program Studi Pendidikan Dokter dan Ayu Latifa Naziah, Intan Nazila Catalya dari Pendidikan Dokter Gigi Universitas Syiah Kuala.
Keberhasilan tim NERA meraih silver medal pada kategori Pharmacy, Health, Medicine, and Humanistic Therapy tidak terlepas dari dukungan dosen pembimbing, yaitu Dr. Suryawati apt., S.Si., M.Sc.
Ajang WYIE 2026 diikuti oleh berbagai tim dari banyak negara yang menampilkan inovasi sesuai bidang keilmuan masing-masing. Prestasi yang diraih tim NERA diharapkan dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa Universitas Syiah Kuala untuk terus berkarya, berinovasi, dan berkontribusi dalam membawa nama baik universitas di tingkat internasional. Diharapkan pula karya-karya mahasiswa USK dapat terus berkembang dan semakin dikenal, baik di tingkat nasional maupun global.[*/Red]


