-->

Tarik Dukungan dari PA, Eks GAM Ini Pilih Gabung dengan Din Minimi

28 Juli, 2015, 17.21 WIB Last Updated 2015-07-31T17:54:43Z

Abu Nawah (kiri pakai topi)
LHOKSUKON - Eks kombatan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) tidak akan mendukung lagi Partai Aceh (PA) dimasa akan datang. Penyebabnya dipicu oleh eks petinggi GAM yang kini menjadi Pemimpin yang tidak adil.

Hal itu dikatakan langsung oleh Syamsul Bahri (40) alias Abu Nawah, yang merupakan eks wakil Panglima GAM Daerah II Simpang Uliem Wilayah Peurlak, Aceh Timur, kepada wartawan di Panton Labu Aceh Utara, Selasa (28/7/2015).

"Mantan GAM mulai tahun 2016 ini khususnya wilayah Aceh Utara dan Aceh Timur akan bergabung dengan Din Minimi untuk memperkeruh suasana jika kondisi Aceh masih dalam kedaan dipimpin tidak adil," tegasnya.

Menurutnya, para pimpinan pemerintah Aceh termasuk DPRA rata-rata dari kalangan bukan eks GAM. Kabarnya, mereka sudah mendukung Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) sehingga mereka tidak lagi mensejahterakan Rakyat dan mantan Eks GAM.

"Dan apabila butir MoU Helsinki tidak diteruskan pada tahun 2017, kami berusaha membentuk kelompok baru untuk memberontak dihutan," sebutnya.

Ia mengisahkan, pada 2001 lalu para GAM di hutan telah bersumpah demi Allah dan demi Agama untuk mensejahterakan rakyat apabila menjadi seorang pemimpin. Namun yang terjadi saat ini hanyalah jauh dari harapan serta janji palsu.

"Mulai saat ini kami mencari anggota Din Minimi untuk bergabung dan kami sudah pasrah dengan keadaan seperti ini. Saya selaku mantan panglima II justeru tidak dihargai lagi. Banyak mantan GAM sekarang kian mnderita," tutur Abu Nawah.[chairul]
Komentar

Tampilkan

Terkini