LHOKSUKON - Harga jual biji kakao dan pinang ditingkat petani
kini mulai anjlok. Harga kakao basah sebelumnya berkisar antara Rp 7-9 ribu
rupiah perkilogram. Pinang merah harga sebelumnya Rp 9 ribu. Kini kedua harga
tersebut mulai anjlok.
"Terhitung
mulai pagi tadi hingga sore ini harga pinang yang masih merah (muda, red) Rp 7
ribu perkilogramnya, yang putih atau yang masak harganya Rp 8 ribu. Untuk biji
kakao yang basah juga murah, kini perkilogramnya kita beli Rp 7 ribu,
sebelumnya Rp 9 ribu," ujar Ibrahim (35), seorang agen biji kakao dan
pinang saat ditanyai lintasatjeh.com, di Cot Girek, Aceh Utara, Kamis (19/11/2015).
Menurut
dia, harga pinang mulai menurun berlaku disejumlah Kecamatan dalam Kabupaten
Aceh Utara. Ditambah lagi dengan banyaknya pasokan yang diterima oleh agen
maupun pengepul disejumlah tempat. Ia sendiri menerima pasokan hingga 400
kilogram perhari.
Namun
harga tersebut tidak membuat warga yang umumnya memiliki kebun pinang merasa
resah. Jika dibandingkan tahun sebelumnya, harga tersebut jauh lebih layak dari
sebelumnya yang hanya Rp 2 ribu perkilogram.
"Masih
mending tujuh ribu perkilogramnya, cuma turun seribu, biasa itu. Malah
tahun-tahun sebelumnya cuma dua ribu perkilogram untuk pinang yang merah,
sedangkan pinang putih atau yang masak itu hanya tiga ribu. Lha kini sudah
lumayan walau turun seribu rupiah dari harga 8 ribu," ujar Samsidar (32)
IRT di Cot Girek. [chairul]



.jpg)





