![]() |
| IST |
JAKARTA - Kelompok afiliasi peretas Anonymous, OpParisIntel,
mempublikasikan rencana penyerangan kelompok teroris ISIS ke Indonesia. Tak
hanya itu, dalam informasi tersebut, ISIS juga akan menyerang negara lain,
yakni Paris, Amerika Serikat, Italia dan Lebanon. Penyerangan itu akan dimulai
pada hari ini, Minggu (22/11/2015).
Namun
hal tersebut dibantah oleh Karo Penmas Divisi Humas Mabes Polri, Brigjen Pol
Agus Rianto.
Kepada
Harian Terbit, Minggu malam (22/11/2015), Agus mengatakan jika info tersebut
tidak benar.
"Info
tersebut bisa dibuat dan dikirim oleh siapapun untuk kepentingan tertentu, hoax
alias palsu. Alhamdulillah sampai dengan saat ini situasi tanah air tetap
kondusif," kata Agus.
Meski
demikian, kata dia, Kapolri Jenderal Badrodin Haiti juga sudah memerintahkan
seluruh jajaran untuk meningkatkan intensitas kegiatan Polri.
"Instruksinya
yakni meningkatkan pengamanan maupun patroli dan peran serta seluruh komponen
bangsa termasuk masyarakat untuk selalu peka dengan setiap perkembangan situasi
di lingkungan sekitar," ungkapnya.
Terkait
penyebaran informasi tersebut beredar di media sosial, pihaknya selalu berharap
penggunaan media sosial ini betul-betul yang benar.
"Sehingga
bermanfaat dan kita juga berharap masyarakat tidak mudah terprovokasi oleh pemberitaan
atau info yang tidak jelas," sambungnya.
"Jika
ada yang perlu diketahui silahkan tanyakan kepada aparat Kepolisian terdekat
untuk mendapatkan kejelasannya," pungkasnya.
Sebelumnya,
dalam informasi OpParisIntel, serangan ISIS ke Indonesia akan dilakukan kepada
komunitas Al-Jihad dan One Day One Juz. Al Jihad sendiri adalah sebuah masjid
di Karawang, Jawa Barat. Sedangkan, One Day One Juz adalah komunitas pengajian
online yang menyemangati anggotanya untuk membaca Al Quran setidaknya 1 Juz
tiap harinya.
Selain
Indonesia, lokasi lainnya adalah acara konser di Italia, perayaan Feast of
Christ atau Perayaan Kristus Raja di gereja-gereja Katolik seluruh dunia yang
tahun ini jatuh pada 22 November.
Sementara
di Lebanon, ISIS berencana menyerang Universitas Pastoral. Sedangkan serangan
di Italia akan dilancarkan di sebuah pertunjukan musik di Milan. Sementara di
Atlanta, serangan disebut bakal dilakukan pada sebuah acara olahraga gulat di
Atlanta.
"Tujuan
kami beberkan rencana ISIS agar semua orang bersiap dan siaga, agar mereka
membatalkan rencana," tulis peretas Anonymous.[Harian Terbit]




.jpg)





