-->

Jokowi Serahkan Isu Pencatutan Nama Ke MKD

17 November, 2015, 22.10 WIB Last Updated 2015-11-17T15:10:38Z
IST
JAKARTA - Sekretaris Kabinet (Seskab) Pramono Anung menyatakan bahwa Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah mendapatkan data lengkap mengenai kasus dugaan pencatutan nama Presiden dan Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla (JK) oleh oknum pimpinan DPR untuk renegoisasi kontrak karya PT Freeport Indonesia (PTFI).

Bahkan, Presiden juga sudah mendengarkan rekaman dan membaca transkirp pertemuan oknum pimpinan DPR, seorang pengusaha dan pimpinan PTFI.

"Yang jelas Presiden telah miliki data secara lengkap, baik rekamanan serta transkirp. Presiden sudah membaca dan mendengar. 'Mata dan telinga' Presiden kan banyak sekali," kata Pramono di Kantor Presiden, Jakarta, Selasa (17/11).

Menurut Pramono, Presiden tidak terpengaruh dengan kehebohan ini. Meski begitu, Pramono menuturkan, kasus pencatutan akan menjadi peringatan bai siapapun yang mengatasnamakan Presiden. 

"Tidak baik kalau simbol negara digunakan siapapun. Saya tidak sebut nama ya," ujar Pramono. 

Pramono sendiri mengaku sudah lama mengetahui adanya pencatutan. "Tapi enggak ngomong," kata Pramono. 

Dia optimistis rekaman itu asli. "Kalau ada rekamannya masak rekaman yang diperdengarkan kepada kita meragukan," tegasnya. [Suara Pembaruan]
Komentar

Tampilkan

Terkini