-->

Rakyat Ingin Bukti Nyata, Bukan Statement “Pungoe”

18 November, 2015, 09.51 WIB Last Updated 2015-11-18T02:51:39Z
BANDA ACEH - Aktifis Paguyuban Aceh, Sayyid Almahdaly, sangat menyayangkan atas sikap pejabat Pemerintah yang mempertontonkan statement 'pungoe' di hadapan publik. “Kekhawatiran kita nantinya ini akan berimbas pada generasi-generasi muda secara tidak langsung, bahasa politik tidak semestinya sampai seperti itu, bukankah berbahasa santun adalah ciri khas para-para pemimpin guna terwujudnya contoh yang baik dan panutan bagi masyarakat,” katanya kepada lintasatjeh.com, Rabu (18/11/2015).

Ia, selaku pemuda sangat menyayangkan jika ada statement-statement yang tidak santun seperti itu. Pungoe itu berarti gila, apakah masyarakat sedang digilakan hari ini? Ada apa, mengapa seperti ini para-pengambil kebijakan di Aceh?

Sedangkan kita, ujarnya, baru saja bangkit dari keterpurukan secara bersama-sama. Jikapun ada persoalan, jangan sampai dipertontonkan secara blak-blakan seperti ini juga.

Menurutnya, semua hal tentu ada pertimbangan, dan yang pasti masyarakat Aceh tidak seharusnya menyaksikan dua motor penggerak pembangunan ini berperang statement seperti itu, karena mereka (rakyat) telah memberikan kepercayaan itu hanya untuk memperjuangkan kesejahteraannya dengan sebaik-baik mungkin tanpa alasan apapun.

Dirinya pun berharap, agar para pejabat pemerintah untuk lebih bisa mengontrol diri, ini bukan tentang siapa yang "pungoe", tapi ini adalah tentang memberikan contoh yang baik kepada rakyat, serta menjadi panutan bagi rakyat selaku ulil amri.

Kami sebagai pemuda, tegas dia, menginginkan agar pemerintah fokus saja dalam perannya masing-masing, “Kami hanya ingin menyaksikan kerja keras dan bukti nyata dari pemerintah untuk rakyat, dan atas berita-berita yang telah kami lihat itu, kami tidak ingin melihatnya lagi. Yang kami tau, masih banyak rakyat yang belum merasakan indahnya otonomi khusus dan 'perdamaian' secara sosiologis. Sementara pemerintah saling berperang statement, tanpa melihat kondisi real tersebut.”[red]
Komentar

Tampilkan

Terkini