![]() |
| Spanduk yang dipasang oleh Aceh Future di kawasan Kota Pantonlabu |
LHOKSUKON - Penggunaan Narkoba di Aceh dinilai sudah berada di level sangat mengkawatirkan, banyak pemuda sebagai generasi penerus yang terjerembab dengan barang haram tersebut. Meski banyak barang haram tersebut yang telah disita oleh pihak penegak
hukum, namun masih saja ada yang mencoba berbisnis dengan barang terlarang
seperti sabu-sabu, ganja dan barang terlarang lainnya.
Hal
tersebut disampaikan Ketua Lembaga Acheh Future, Razali Yusuf, usai memasang spanduk
'Ayo..! Selamatkan generasi dari ancaman narkoba' di kawasan Pantonlabu,
Tanah Jambo Aye, Aceh Utara, Kamis (26/11/2015).
Menurutnya, untuk mencegah penggunaan narkoba bagi generasi perlu peran dan kesadaran
orang tua dan masyarakat dalam memberantas narkoba, bila ada si pemakai harus
dibina supaya si pemakai tau bahanyanya narkoba.
Sebab,
Aceh saat ini berada di urutan delapan secara nasional darurat narkoba. Hal ini
dibuktikan dengan 50 hingga 70 persen penghuni Lapas di Provinsi Aceh
tersangkut persoalan narkoba.
Untuk itu, Acheh Future berharap permerintah Aceh harus serius dalam menyelamatkan generasi penerus melalui pembinaan di tingkat gampong, supaya generasi muda akan bersih dari barang haram tersebut.[pin]


