| IST |
JAKARTA - Semua kejanggalan di balik isu pelanggaran etika Ketua
DPR RI Setya Novanto harus dibongkar habis karena terkait dengan hal lain yang
lebih penting, yaitu nasib rakyat Papua dan kontrak karya Freeport di
Indonesia.
"Misteri
di balik semua ini harus terungkap, ada hal lebih besar dari Setya Novanto.
Jangan berhenti di situ," kata pengamat komunikasi politik, Hendri Satrio,
dalam diskusi "Dramaturgi Freeport", di Jakarta, Sabtu (5/12).
Hendri
yakin indikasi permainan mafia terkait manuver Freeport ini benar adanya.
Apalagi, aktor-aktor yang ada di dalam lingkaran isu ini adalah para tokoh
politik kelas nasional.
"Ini
kan orang top semua. Ada menteri, ada mantan Wakil Kepala BIN, ada juga yang
tidak diajak bertemu, Kalau semua aktornya adalah orang penting, pasti ada
dalang di belakangnya," ujar dia.
Menurutnya,
kronologi kasus ini pun berjalan sistematis. Ada yang merancang agar Sudirman
Said dikesankan "media darling", dianggap pahlawan di media sosial,
dan DPR RI yang dicaci maki netizen.
"Tapi
jangan terpaku di sana dan jangan terjebak agenda setting siapapun itu,"
tegasnya.
Dia
ingatkan lagi ada masalah jauh lebih besar di balik pelanggaran etika Ketua DPR
RI, dan itu menyangkut isu disintegrasi Papua (Papua merdeka), kedaulatan
bangsa, dan kontrak karya Freeport.
"Kita
harus fokus agar Papua tetap di Indonesia, dan Freeport lebih baik bagi
Indonesia. Salah satu caranya adalah (Freeport) pergi dari Indonesia,"
saran Hendri. [RMOL]