ABDYA – Peningkatan
kualitas guru, merupakan hal mutlak yang harus dilakukan. Salah satunya melalui
forum Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP). Guru harus terus berlatih untuk
meningkatkan keterampilan mengajarnya di kelas, salah satu caranya melalui
MGMP.
Kepala Dinas Pendidikan
Aceh Barat Daya, Drs. H. Yusnaidi, M.Pd menegaskan pentingnya pelatihan bagi
para guru untuk meningkatkan keterampilan dalam mengajar. Hal tersebut dikatakan
saat mengikuti Stakeholder Coordination Meeting mitra USAID Prioritas di Aula
Arena Motel, Kamis (23/6/2016).
Dinas pendididikan Aceh
Barat Daya akan memastikan proses MGMP berjalan maksimal di Abdya. Untuk
mencapai tujuan ini, dinas pendidikan Abdya akan bekerjasama dengan berbagai
pihak. “MGMP harus berjalan, dan kita akan bekerjasama dengan semua pihak,
salah satunya dengan USAID PRIORITAS dan Kemenag Aceh Barat Daya. Sekali lagi,
MGMP harus dimaksimalkan, ini harga mati,” jelasnya.
Menurut Teacher Trainer
Officer (TTO) SMP/MTS USAID PRIORITAS Aceh, Mukhlis Hamid, kegiatan stakeholder
meeting ini bertujuan untuk melihat sejuah mana capaian perbaikan terjadi di sekolah
mitra USAID PRIORITAS setelah dilatih dan didampingi pasca pelatihan, serta
mencari solusi baik secara bersama terhadap kendala yang dihadapi oleh 15
sekolah mitra SD-MI dan 8 SMP-MTs di Kabupaten Aceh Barat Daya.
Sementara itu, Koordinator
USAID Prioritas Kabupaten Abdya, Yusrizal, mengatakan bahwa kegiatan yang
berlangsung satu hari tersebut, memberikan kesempatan bagi seluruh sekolah mitra
untuk mempresentasikan keberhasilan, kendala dan solusi disekolahnya selama
menjadi mitra USAID Prioritas. Dengan adanya pemetaan tersebut, maka pada tahun
terakhir program ini akan lebih fokus kepada apa yang menjadi kebutuhan
sekolah.
“Pertemuan ini juga untuk
menindaklanjuti hasil Pengembangan Keprofesional Berkelanjutan (PKB) yang
dibutuhkan oleh guru yang salah satunya dengan cara mengaktifkan KKG/MGMP.
Upaya tersebut dilakukan untuk membantu
guru agar terus terupdate kompetensi dan jenjang karirnya,” terangnya.
“Hal itu dilakukan, karena
KKG/MGMP mampu menjangkau semua guru untuk mendapatkan pelayanan PKB yang murah
dan berkualitas sehingga harapan Pak Menteri Pendidikan dan Kebudayaan untuk
mewujudkan guru pembelajar akan terealisasi dengan cepat,” demikian pungkasnya.[Rls]



.jpg)





