ACEH
TIMUR - Satu hari menjelang peringatan HUT Bhayangkara
ke-70, sebanyak 43 personil jajaran
Polres Aceh Timur memperoleh kenaikan pangkat satu tingkat lebih tinggi.
Upacara kenaikan pangkat tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Aceh Timur,
AKBP Rudi Purwiyanto, S.I.K, M.Hum, yang dilaksanakan di halaman Mapolres
setempat, Kamis (30/6/2016) sore.
Kapolres Aceh Timur AKBP
Rudi Purwiyanto, S.I.K, M.Hum, dalam amanatnya menyampaikan bahwa kenaikan
pangkat bukan merupakan hak yang mutlak dari setiap personil, dan tidak akan
hadir begitu saja. Serta bukan pula karena pemberian ataupun hadiah dari
pimpinan, melainkan hasil penilaian atas kinerja dan dedikasi setiap personil
saat melaksanakan tugasnya.
Kapolres menjelaskan, oleh
karenanya dalam merekomendasikan kenaikan pangkat bagi para personil telah
ditetapkan tentang adanya kewajiban serta persyaratan yang harus terlebih
dahulu dipenuhi melalui beberapa penilaian, antara lain prestasi, dedikasi,
loyalitas dan tidak tercela.
Lanjutnya, periode
kenaikan pangkat setingkat lebih tinggi
bagi sejumlah 43 personil Polres Aceh Timur, akan mulai terhitung dari tanggal
01 Juli 2016, yang terdiri dari 4 (empat) personil berpangkat Inspektur Satu
(Iptu) ke Ajun Komisaris Polisi (AKP), 9 (Sembilan) personil dari Ajun Inspektur
Dua (Aipda) ke Ajun Inspektur Satu (Aiptu), 5 (lima) personil dari Bripka ke
Ajun Inspektur Dua (Aipda), 22 personil
dari Brigadir ke Bripka, dan 3 (tiga) personil dari pangkat Briptu ke Brigadir.
Berkenaan dengan itu,
Kapolres mengharapkan kepada setiap Perwira dan Bintara Polri yang pangkatnya
telah dinaikkan satu tingkat lebih tinggi agar terus mempertahan, bahkan lebih
meningkatkan kedisiplinan, wawasan, etos kerja dan pengabdian dalam melaksanakan
tugas dimasa yang akan datang. Serta terus berupaya untuk mengembangkan
karirnya, lebih meningkatkan kinerja dan tanggung jawab sesuai dengan pangkat
yang telah diembannya, sekaligus dapat meningkatkan kesejahteraan bagi para
personil itu sendiri.
Selain itu, Kapolres turut
berpesan kepada ibu-ibu Bhayangkari agar dapat selalu mengingatkan para suami
masing-masing untuk bersedia menjalankan tugas dengan baik dan benar, juga
mampu menempatkan diri sebagai pelopor, pemberi motivasi dan sebagai pengontrol
sang suami.
"Dengan demikian para
suami (polisi) akan selalu bersemangat dalam bekerja, senantiasa menjaga
kehormatan institusi, kehormatan diri, juga kehormatan keluarga serta dapat
menjalankan tugas secara baik dan benar, sehingga akan selalu dilindungi oleh
Allah SWT," tutup Kapolres Aceh Timur AKP Rudi Purwiyanto, SIK, M.Hum.[zf]



.jpg)





