ACEH TENGGARA - Sejak
tahun 2013, siswa/siswi lulusan Sekolah Menengah Atas (SMA) yang melanjutkan
pendidikan ke perguruan tinggi negeri maupun swasta cendrung meningkat hingga
15 persen dari total sekitar 3500 angka kelulusan.
Hal itu dikatakan oleh
Wakil Bupati Aceh Tenggara, Ali Basrah, ketika berpidato di hadapan puluhan
mahasiswa IKAMARA, dan IPMAT di Off Room Sekdakab Aceh Tenggara, Jumat
(1/7/2016).
"Setiap tahun, angka
kelulusan SMA sekitar 3500. Pada tahun 2013, 15 persen dari mereka mampu
melanjutkan ke perguruan tinggi negeri maupun swasta. Ini yang akan kita naikan,
ini yang akan kita support," kata Ali Basrah saat berpidato di acara buka
puasa bersama yang diselenggarakan oleh Ikatan Mahasiswa Jogjakarta ini.
Menurut Ali, angka
tersebut diklaim bahkan naik setiap tahunnya. Kendati dia tidak menyebutkan
secara terperinci angka kenaikan tersebut dari tahun ke tahun, yang pasti, pada
tahun 2016 ini, mereka yang diterima melalui jalur undangan saja mencapai 300
orang. Ditambah lagi mereka yang masuk melalui jalur SMBPTN, yang diperkirakan
jauh lebih banyak.
Oleh karenanya, lanjut
Ali, di tahun 2016 ini, pihaknya telah memberikan bantuan kepada mereka yang hendak
berangkat melanjutkan kuliah ke luar Aceh Tenggara tersebut. Jumlahnya berkisar
antara Rp 5-7 juta per calon mahasiswa.
"Pada tahun ini, yang
lulus melalui jalur undangan saja jumlahnya 300 orang, belum lagi yang melalui
jalur SMBPTN. Bagi mereka kita berikan bantuan Rp 5-7 juta per orang. Kita
sesuaikan dengan jarak yang mereka tempuh. Misalnya, yang ke pulau Jawa lebih
lebih besar dari yang di Sumatera," ujar Ali Basrah.
Selain itu, Ali Basrah
juga berharap kepada para mahasiswa Aceh Tenggara tersebut agar senantiasa
meningkatkan kompetensinya. Hal itu dianggap perlu guna menghadapi persaingan
di era pasar bebas zona ASEAN yang saat ini tengah berlangsung.
Hasil pantauan
Lintasatjeh.com, turut hadir di acara tersebut Ketua KNPI Aceh Tenggara Denny
Febrian Roza, Ketua MPC PP Aceh Tenggara Marzuki Desky, Ketua IPMAT Banda Aceh
Mario Pani, Ketua IPMAT Medan Mustafa Kamil Broeh, Senior IKAMARA Masri Amin
yang juga sebagai konseptor acara.
Sesaat setelah buka puasa
bersama, tamu dan undangan melakukan sholat magrib berjemaah. Seusai sholat,
dilanjutkan dengan makan malam. Sejumlah mahasiswa sempat melakukan dialog
dengan Ali Basrah. Mereka membahas tentang kondisi asrama mahasiswa Agara yang
ada di Jakarta, Jogjakarta, Medan, dan Banda Aceh.[SAS]



.jpg)





