JAKARTA -
Lebaran tinggal dalam hitungan jam, setiap umat muslim tentunya akan bersuka
cita menyambut hari kemenangan. Di hari raya tentunya akan ada kegiatan
bersilaturahmi ke rumah sanak saudara. Dalam sehari tentunya kegiatan kita akan
padat, oleh karena itu, dianjurkan untuk minum vitamin di pagi hari serta
memenuhi kebutuhan asupan cairan sepanjang hari.
Dianjurkan juga untuk
makan dengan porsi sedikit namun sering, serta membatasi makanan yang
mengandung kolesterol dan tidak lupa juga untuk mengonsumsi buah-buahan serta
sayur-sayuran.
Dikatakan oleh dr. Jenni,
M.Gizi, SpGK, dokter spesialis gizi klinik, untuk mencegah naiknya kadar gula
darah dan kolesterol darah akibat konsumsi berlebihan makanan lebaran adalah
dengan minum satu gelas air putih dan beberapa potong buah-buahan sebelum
makan. Dengan cara ini akan terhindar dari konsumsi karbohidrat dan lemak yang
terlalu berlebihan. Gunakan waktu kosong di antara kegiatan untuk beristirahat
sejenak. Istirahat selama 10-15 menit mampu membuat wajah menjadi lebih segar
dan mata lebih bersinar.
"Pola makan yang baik
harus memperhatikan jumlah, jenis dan jadwal. Saat lebaran, sebaiknya tidak
melakukan ’balas dendam’ dalam hal makanan seperti banyak makan yang tinggi
kalori, lemak dan gula, setelah berpuasa sebulan penuh. Akibatnya, akan terjadi
masalah gangguan pencernaan dan kegemukan," ungkap dr. Jenni kepada
Jitunews di Jakarta Selatan, Selasa (5/7/2016).
Oleh karena itu,
dianjurkan makan dengan porsi biasa sesuai dengan kebutuhan masing-masing.
Tidak masalah mengonsumsi opor, rendang dan kue manis asalkan dengan jumlah
yang tidak berlebihan. Selain itu, pilih makanan yang rendah lemak seperti
membatasi kuah gulai dan rendang, serta mengurangi makanan yang digoreng,
daging berlemak, jeroan, dan kulit ayam.
"Perbanyak juga
konsumsi sayur-sayuran dan buah-buahan, serta makanan yang tinggi serat dan
air. Jenis makanan ini akan membuat cepat kenyang sehingga dapat membatasi
jumlah makanan yang dikonsumsi. Perhatikan juga minuman yang dikonsumsi.
Sebaiknya hindari minuman yang berkalori tinggi seperti minuman bersoda dan
gula tinggi. Hal lain yang perlu dilakukan adalah berolahraga," kata dr.
Jenni.[Jitunews]