LHOKSEUMAWE -
Pemimpin yang hebat dan baik, adalah pemimpin yang dapat memberikan suasana
kesejukan serta kebahagiaan di tengah-tengah para prajurit maupun keluargannya.
Hal itu tampak dirasakan dan dialami para prajurit TNI dan keluarganya yang ada
di jajaran Korem 011/Lilawangsa. Tanpa disadari mereka menitikkan air mata,
menangis, sakit pipi dan terkocak perutnya karena menahan tawa bahagia saat
menerima pengarahan dari seorang Jenderal sosok pemimpin yang hebat dan penuh
kekeluargaan ditengah-tengah mereka.
Bahkan suasanapun tampak
berubah, mereka sangat terhibur, tersenyum senang dan tertawa bahagia,
seakan-akan bagi mereka, telah hadirnya orang tua yang selama ini mereka
nanti-nantikan dan rindukan.
“Siapakah dia...? Ia
adalah seorang pemimpin berpangkat Bintang Dua yang ada di Kodam Iskandar Muda,
Provinsi Aceh, tiada lain adalah Mayor Jenderal TNI L Rudi Polandi”.
Kehadiran Pangdam Iskandar
Muda Mayjen TNI L Rudi Polandi beserta Istri, selaku Ketua Persit Kartika
Chandra Kirana PD Iskandar Muda Ny. Wiwi Polandi, di satuan Kodim dan Batalyon
Infanteri jajaran Korem 011/LW, dalam rangka bersilaturrahmi dan bertatap muka,
selama tiga hari, Rabu (20-22/7/2016) kemarin.
"Saya bangga sama
bapak, atas apreasinya membuat kami bahagia disini karena dapat bertemu dengan
bapak dan ibu Panglima, karenanya kebahagiaan bagi kami sebagai prajurit dan keluarga,
khususnya prajurit TNI yang ada di jajaran Korem 011/Lilawangsa, bukanlah hanya
semata-mata menerima harta yang berlimpah, melainkan kebahagiaan yang
diinginkan adalah sosok pemimpin yang baik, pemimpin yang dapat memberikan
suasana kesejukan. Itulah yang selama ini diinginkan dan kami nanti-nantikan,
seperti yang kami rasakan saat ini," kata salah seorang anggota Persit.
Dalam kunjungannya,
Pangdam Iskandar Muda Mayjen TNI L Rudi Polandi, juga memberikan pengarahan di
tengah-tengah prajurit dan keluarganya.
"Saya dinas di
Provinsi Aceh tercinta ini sudah 9 tahun, banyak pengalaman yang saya dapatkan
disini, Dinas di Aceh itu hanya ada dua kata, Enak dan Enak sekali,"
tuturnya.
Kepada prajurit dan
keluarga, Pangdam berpesan agar sayangi istri, anak dan keluarga. Keterbatasan
sarana dan perasana jangan dijadikan alasan, sebagai orang tua harus mampu
mengatur dan mendidik putra-putrinya mulai sejak dini dengan mengenalkan
keagamaan serta mengawasi dalam kegiatan kesehariannya, agar kelak putra-putrinya
jadi anak yang berguna.
Selain itu, diharapkan
kepada para ibu-ibu, istri prajurit, agar pandai mengatur keuangan dan mampu
mengurus rumah tangga, baik itu mengurus suami dan anak dengan baik. Tak lupa
perhatikan pengamanan dalam mengunakan listrik dengan baik, agar terhindar dari
kebakaran, apabila ada persoalan maupun permasalahan yang terjadi di dalam
rumah tangga, agar mampu menyelesaikan secara baik. Karena istri juga penentu
atas keberhasilan maupun tidaknya suami dalam melaksanakan tugas.
“Istri juga harus memberikan
empati kepada suami, serta ciptakan rumah tangga seperti syurga melalui rasa
bersyukur apa yang telah didapat,” harapnya.
Selain itu, para prajurit
TNI agar melaksanakan tugas dengan tulus ikhlas, serta niatkan dengan nilai
ibadah, karena prajurit yang ada disatuan tempur maupun disatuan satkowil yaitu
para Babinsa adalah ujung tombak satuan. Melalui serbuan teritorial yang
merakyat, keluar kita menarik empati masyarakat, ke dalam menarik empati rumah
tangga, jaga kekompakan dan harus bekerja sama antara satuan Batalyon dan
Kodim, serta prajurit dan keluarganya, selalu melaksanakan ibadah dan tingkatkan
kegiatan keagamaan.
“Kebersamaan TNI dengan
rakyat pada hakikatnya tidak dapat dipisahkan oleh apapun, karena pada dasarnya
TNI berasal dari rakyat, berjuang untuk rakyat dan pada suatu saat kembali
menjadi rakyat,” tegas Pangdam.
Untuk itu, sangat
diperlukan peneguhan kembali semangat kemanunggalan TNI-Rakyat dalam bentuk
kegiatan bersama seperti telah dilakukan saat ini, sehingga kemanunggalan TNI-Rakyat
tetap terjaga di provinsi Aceh ini.
"Saya ingatkan, prajurit
TNI harus netral dalam pemilukada kedepan, dan bagi para anggota persit boleh
memilih, tetapi tidak diperbolehkan berbondong-bondong ikut kampanye, dan
pilihlah yang benar menurut hati nurani sendiri itu benar," tegas Pangdam
IM.
Dengan suasana tawa dan penuh
semangat dirasakan oleh para prajurit TNI dan keluarganya, saat menerima pengarahan
dari Pangdam Iskandar Muda dan Istri, juga dilaksanakan foto bersama dan
pemberian hadiah bagi prajurit/istri yang bertanya pada saat tanya jawab.
Hadir dalam rombongan
kunjungan kerja Pangdam IM antara lain, Danrem 011/LW Kolonel Inf. Dedy Agus
Purwanto, SH, Asrendam IM Kolonel Czi Harif Hartoto, para Asisten Kasdam IM, para Kabalak Kodam
IM, Ketua Persit PD Iskandar Muda Ny. Wiwi L Rudi Polandi, Ketua Persit KCK
Koorcab Rem 011 Ny. Fenty Dedy Agus beserta para Pengurus Persit PD Iskandar
Muda, para Dandim dan Danyonif jajaran Korem 011/LW.[Rjl]
