-->

Nek Tu Hingga Abi Lampisang Sampaikan Duka Cita Atas Meninggalnya Ulama Aceh

23 Juli, 2016, 14.51 WIB Last Updated 2016-07-23T07:51:06Z
ACEH TIMUR - Inna lillahi wa inna ilaihi rajiun, bangsa Aceh Seuramoe Mekkah kembali diselimuti duka dan kepiluan mendalam, baru beberapa saat kehilangan cahaya ummat Allahyarham Abon Seulimum di Aceh Besar, kembali harus menerima kenyataan akan kepergiaan Ulama kharismatik dan guru tercinta Abuya Djamaludin Waly di Labuhan Haji Barat Aceh Selatan pada Kamis (22/06/2016) malam sekitar pukul 23.00 WIB. Semoga Allah Azza Wajalla senantiasa meneguhkan iman kita dan melindungi kita dari segala fitnah atas agama yang diridhoi ini.

Atas musibah yang teramat menyesakkan jiwa ini, kami dari keluarga besar lembaga serta komunitas Acheh Future yang tersebar diseluruh pelosok Aceh, yang selama ini senantiasa menjadikan ulama sebagai rujukan utama atas segala aktifitas sosial dan gerakan Amal Ma'ruf Nahi Mungkar ditengah-tengah masyarakat, dengan ini mengucapkan duka yang sedalam-dalamnya. Dan mengajak seluruh masyarakat Aceh untuk tiada hentinya-hentinya memanjatkan doa agar kedua almarhum mendapatkan tempat terbaik disisi-NYA, dan diampuni segala kekhilafan dan dosa beliau, pencerah ummat yang sangat kita cintai ini.

"Mari kita lebih yakin dan istiqamah lagi dalam melanjutkan perjuangan dan dakwah beliau, jadikan pendidikan agama Allah sebagai sumber ilmu kehidupan yang utama bagi anak-anak dan generasi kita, agar cahaya Islam terus tergantikan dan bersinar. Sebab hanya dengan Islam Aceh bisa beradab dan maju," kata Ketua  Acheh Future, Razali Yusuf.

Ucapan senada juga disampaikan oleh Ridwan Abu Bakar, S.Pdi, MM, yang dikalangan masyarakat Aceh lebih dikenal dengan sebutan Nek TU, mantan anggota DPR Aceh dua periode yang sangat dekat dengan ulama-ulama Aceh ini. 

"Kita telah kehilangan dua sumber ilmu, kehilangan dua pelita, dua guru dan dua sahabat kehidupan yang senantiasa menyeru pada yang SATU (Allah). Hari ini memang sangat menyedihkan hati dan menyesakkan jiwa, namun yang lebih sedih lagi adalah jika kita sampai lupa pesan-pesan beliau, dan tidak bergegas untuk melanjutkan perjuangan dakwah beliau," ujar Nek Tu dengan nada yang berat kepada LintasAtjeh.com, Sabtu (23/7/2016).

"Mari kita bersatu padu membangun negeri Serambi Mekkah ini diatas nilai-nilai Islami, agar negeri ini mendapat Lindungan dan Ridha Ilahi sebagaimana cita-cita dua ulama yang saat ini sudah tidak berada ditengah-tengah kita lagi," tutup Nek Tu.

Ucapan yang sama juga disampaikan oleh H. Ahmad Tajuddin (Abi Lam pisang) disaat menerima kunjung Ridwan Abubakar (Nek Tu) yang didampingi oleh Ketua Lembaga Aceh Future Razali Yusuf di kediamannya di Lam Pisang, Aceh besar, Sabtu (23/7/20160.

Abi mengajak masyarakat Aceh untuk menjaga persatuan dan kesatuan dalam menjalankan Ahlulsunnahwajamaah. “Ini salah satu pesan dari Abon Seulimum sebelum beliau meninggal,” kata Abi Lampisang.[Red/KR]
Komentar

Tampilkan

Terkini