-->

Tidak Hadir Rapat Koordinasi, Medco Minta DPRK Aceh Timur Surati BPMA

25 April, 2017, 23.38 WIB Last Updated 2017-04-25T16:38:51Z

ACEH TIMUR – Akibat PT Medco E&P Malaka Tidak Hadir dalam rapat koordinasi antara DPRK Aceh Timur dengan perwakilan masyarakat Tanoh Anoe, elemen masyarakat lingkar tambang, dan Forum Gechik Aceh Timur, menuai protes keras dari peserta rapat, Selasa (25/04/2017).

Rapat koordinasi dilaksanakan di Aula Rapat Komisi DPRK Aceh Timur yang dihadiri oleh sejumlah perwakilan elemen masyarakat menuai protes keras atas sikap PT Medco E&P Malaka tidak bersedia hadir dalam rapat koordinasi tersebut. Bahkan, Pihak PT Medco menjawab undungan DPRK Aceh Timur dengan Surat yang menyatakan bahwa sesuai dengan peraturan Yang berlaku melaksanakan rapat koordinasi dengan kontraktor kontrak kerja sama (KKKS) pemerintah dalam hal ini PT Medco E&P, maka surat perihal tersebut mohon until dikirimkan kepada Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA) sebagai regulator migas Aceh. BPMA akan memfasilitasi pertemuan sehingga segala aktivitas Yang dilaksanakan oleh KKKS diwilayah kerja Aceh diketahui Dan dilaksanakan atas arahan dari BPMA.

Yahya, Ketua Pemuda Gampong Tanoh Anoe kepada LintasAtjeh.com mengatakan bahawa pihak elemen masyarakat sudah mengikuti dan menjalankan aturan yang berlaku seperti, menyurati PT Medco, memperoleh izin dari Polres untuk melakukan aksi damai. 

“Kami melakukan diskusi dengan dewan dan Disnaker Kabupaten Aceh Timur yang menghasilkan sebuah kesepakatan untuk diskusi dengan pihak Medco, tapi sampai hari ini Medco tidak menghadiri pertemuan tersebut. Jangankan masyarakat gampong Tanoh Anou, dewan saja tidak mampu menghadirkan pihak Medco,” ujarnya.

“Kalau memang sikap PT MEDCO E&P Malaka seperti itu, kami juga akan mengambil sikap yang sesuai dengan aturan dan Reusam Gampong,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua Forum Peduli Rakyat Miskin (FPRM), Nasruddin, menyatakan rasa kekecewaannya dan menyayangkan atas ketidakhadiran pihak Medco dalam rapat Koordinasi tersebut.

"Kami sangat menyayangkan atas tidak bersedianya hadir PT. Medco dalam pertemuan elemen masyarakat dengan DPRK Aceh Timur. Bahkan pihak Medco menyarankan DPRK Aceh Timur melalui Surat no 244/BLA/MEDC/IV/2017 untuk menyurati BPMA, kalau mau bertemu dengan Pihak Medco E&P Malaka," pungkas Nasruddin.[Sm/Tj]
Komentar

Tampilkan

Terkini