-->

Wilson Lalengke : Nasionalisme Indonesia Sedang Terpuruk!

27 April, 2017, 02.36 WIB Last Updated 2017-04-26T19:36:04Z
Bendera Merah Putih yang ditelantarkan siang malam
NIAS BARAT - Lingkungan pendidikan hendaknya digunakan sebagai tempat memberikan contoh yang baik yang patut diteladani dan dapat membuat generasi penerus bangsa ini menjadi lebih manusiawi.

Beda halnya yang terjadi di salah satu Sekolah Dasar Negeri No.078492 Iraonogeba, Kecamatan Mandrehe Barat, Kabupaten Nias Barat ini. Dimana sudah beberapa malam bendera Merah Putih sebagai lambang negara dibiarkan terus berkibar begitu saja. Oknum kepala sekolahnya seolah memberikan contoh yang tidak baik kepada anak didik maupun masyarakat untuk melecehan lambang negara NKRI ini.

Sehubungan dengan hal itu, Ketua Umum PPWI Nasional, Wilson Lalengke, SPd, M.Sc, MA kepada LintasAtjeh.com, Kamis (27/04/2017), mengatakan nasionalisme Indonesia saat ini sedang terpuruk, salah satunya terlihat dari perilaku warga bangsa ini terhadap lambang-lambang dan identitas negaranya.

"Sangat disayangkan, jika terlihat banyak kasus pelecehan terhadap lambang negara dan identitas bangsa, dilakukan secara sengaja oleh oknum-oknum pejabat dan pengelola, para pegawai negara yg hidupnya dibiayai dari uang negara," sebutnya.

Menurutnya, peristiwa pembiaran bendera bermalam-malam tidak diamankan, dibiarkan siang-malam di tiang bendera di sebuah sekolah di Nias Barat itu, merupakan contoh betapa penghargaan dan penghormatan warga terhadap lambang negara sudah amat memprihatinkan.

"Kesadaran warga bahwa ada ribuan nyawa telah jadi korban, tewas dalam perjuangan membela bendera Merah Putih hampir pupus. Lebih-lebih, kesadaran tersebut hilang di lingkungan pendidikan, di sekolah, seperti kejadian di Nias Barat itu," tukasnya.

"Pemerintah mesti mengambil sikap dan kebijakan agar fenomena buruk itu tidak bertambah parah. Pemerintah berjuang di beberapa wilayah agar tidak muncul bendera lain selain Merah Putih yang berkibar disana, sementara di Nias Barat bendera Merah Putih malahan dilecehkan oleh warga sekolah. Amat memprihatinkan," kata Ketua Umum PPWI.[Red/Arro Zebua]
Komentar

Tampilkan

Terkini