-->

Andrianto: Romahurmuziy Melampaui Batas, Mosok Ada Doa Diklarifikasi!

02 Februari, 2019, 11.23 WIB Last Updated 2019-02-02T04:40:23Z
nu.or.id
JAKARTA - Aksi Ketua Umum PPP, M. Romahurmuziy yang masuk ke kamar pribadi ulama karismatik KH. Maimun Zubair alias Mbah Moen hanya untuk membuat vlog dukungan Pilpres kepada paslon 01, Joko Widodo-Maruf Amin dinilai sudah melampaui batas.

Presidium Persatuan Pergerakan, Andrianto mengatakan, bagaimanapun juga Mbah Moen merupakan sosok kiai sepuh yang mestinya dihargai dan dihormati.

Menurutnya, Rommy tidak tepat masuk ke ruang privasi dan meminta Mbah Moen untuk membuat pernyataan kepada para santri untuk ikut memilih Jokowi.

"Saya rasa yang dilakukan Rommy sudah kelewat batas keadaban," ujar Andrianto kepada redaksi, Sabtu (2/2).

Aksi Rommy ini tampaknya dipicu oleh doa yang dibawakan Mbah Moen dalam acara Sarang Berzikir untuk Indonesia Maju yang juga dihadiri oleh Capres petahana, Jokowi (Jumat, 1/2).

Di penghujung acara, Mbah Moen didaulat untuk memanjatkan doa. Namun, Mbah Moen malah menyebut nama Prabowo Subianto dalam doanya.

Kemudian, Mbah Moen dihampiri Rommy usai membacakan doa. Setelah itu, dia kembali berdoa seperti meralat ucapannya sebelumnya, dengan menyebut nama Jokowi.

Melihat kejadian itu, Andrianto mengaku heran doa bisa diklarifikasi.

"Lagipula doa klarifikasi batal demi mazab apapun. Mosok ada doa diklarifikasi," pungkasnya.[RMOL]
Komentar

Tampilkan

Terkini