Search This Blog

Banyak Di Baca

IKUTI VIA EMAIL

PV

Dyah Erti Ingatkan 3 Isu Krusial PKK Saat Lantik Ketua TP PKK Bener Meriah

Share it:
BENER MERIAH - Tim Penggerak PKK Aceh mendukung program Pemerintah Aceh dalam upaya menyongsong bonus demografi. Untuk mempersiapkan generasi terbaik Aceh, saat ini TP PKK sedang fokus menangani 3 isu krusial, yaitu Pencegahan stunting, revitalisasi gotong royong dan aksi cegah bahaya penggunaan gadget bagi anak dan orang tua.

Hal tersebut disampaikan oleh Wakil Ketua TP PKK dan Dekranasda Aceh Dyah Erti Idawati, usai melantik Nikmah Sarkawi sebagai Ketua Tim Penggerak PKK dan Ketua Dekranasda Kabupaten Bener Meriah untuk sisa masa bhakti tahun 2017–2022.

"Sesuai dengan hasil Rapat Koordinasi TP PKK Aceh 9 Desember 2018 lalu, telah disepakati bersama antara Dinas Terkait, bahwa ada 3 isu krusial di Aceh yang saat ini perlu penanganan bersama yaitu Aksi Cegah Stunting, Aksi Revitalisasi Gotong Royong dan Aksi Cegah Bahaya penggunaan Gadget bagi anak dan orang tua," ujar Dyah Erti.

Terkait aksi pencegahan stunting, Dyah Erti berharap agar Bupati Bener Meriah mengeluarkan Peraturan Bupati terkait Rumoh Gizi.

"Dengan terbitnya Perbub Rumoh Gizi, maka pemerintahan gampong memiliki dasar hukum untuk mengalokasikan anggaran Rumoh Gizi, dengan demikian, cita-cita kita untuk menanggulangi dan menekan angka kejadian stunting dapat segera terwujud," kata Dyah Erti. 

Sebagaimana diketahui, saat ini Aceh menduduki urutan ke 3 nasional untuk angka stunting, khususnya Balita. Sedangkan aksi revitalisasi gotong royong, kembali digalakkan karena budaya ini sudah mulai luntur.

Menurut wanita yang juga aktif mengajar sebagai Dosen Teknik Arsitektur Fakultas Teknik Unsyiah, gotong royong merupakan budaya warisan indatu yang di dalamnya terdapat semangat solidaritas dan meningkatkan rasa kesetiakawanan sosial.

Sementara itu, sebagai tindak lanjut daripada penggunaan gadget di masyarakat, TP PKK bersama instansi terkait telah melaksanakan kampanye tolak pornografiaksi, pada 22 April 2019. Sedangkan deklarasi cegah stunting juga telah diselenggarakan pada Tanggal 3 Maret 2019 di Blang Padang.

Dalam sambutannya, Dyah Erti juga mengingatkan agar Ketua TP PKK dan Dekranasda Bener Meriah terus melanjutkan program PKK maupun Dekranasda dengan lebih bekerja keras dalam memasyarakatkan PKK dan Dekranasda sebagai gerakan dari arus bawah dan bermanfaat bagi masyarakat.

"Untuk itu kita harus bisa memperkuat dan mendukung gerakan–gerakan pembangunan kesejahteraan keluarga melalui karya dan program nyata. TP PKK juga harus berperan aktif memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait keberadaan, tujuan, program dan kegiatan PKK dan Dekranasda dalam rangka memberdayakan dan meningkatan kesejahteraan keluarga dan para pengrajin," imbau Dyah Erti.

Dalam kesempatan tersebut, Dyah Erti juga berpesan agar kedua lembaga ini dapat memberikan motivasi dan menggugah kesadaran masyarakat untuk mengetahui, memahami serta terlibat aktif dalam kegiatan PKK dan Dekranasda di Kabupaten Bener Meriah.

"Terakhir, kita semua harus mampu membangun citra positif gerakan PKK dan Dekranasda, sehingga mampu membangkitkan kepercayaan dari masyarakat, mitra kerja, baik pemerintah maupun stakeholders pembangunan lainnya."

Dyah Erti juga mengimbau agar saat menyusun Peraturan Bupati dalam penggunaan Dana Gampong, Bupati Bener Meriah memperhatikan, meningkatkan serta memprioritaskan dana untuk kegiatan TP PKK Gampong, karena keberhasilan para pengrajin dan TP PKK dapat menjadi tolok ukur keberhasilan pembangunan suatu Gampong.

"TP PKK Gampong merupakan ujung tombak dalam membina Keluarga. Oleh karena itu, saya berharap saat merumuskan peraturan Bupati terkait penggunaan dana gampong, agar memperhatikan dan memprioritaskan TP PKK Gampong, termasuk kegiatan para pengrajin," imbau Dyah Erti.

Dyah Erti meyakini, berbekal pengalaman sebagai Wakil Ketua TP PKK dan Dekranasda Bener Meriah, Nikmah Sarkawi mampu membangun kerjasama dengan pemerintah kabupaten dan  meningkatkan peran kedua lembaga ini dalam upaya mendorong peningkatan kesejahteraan keluarga dan kesejahteraan para pengrajin di daerah ini.

Dyah Erti juga menyarankan agar Pemkab Bener Meriah mulai melirik sektor pariwisata sebagai sektor unggulan. Dengan komoditas kopi yang terkenal, kekayaan adat budaya, potensi alam dan lingkungan yang terjaga, Dyah meyakini Bener Meriah akan menjadi daerah tujuan wisata favorit di masa mendatang.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada Ibu Nurhasanah atas karya dan pengabdiannya selama ini. Selamat kepada Ibu Nikmah Sarkawi yang telah resmi mendapat amanah sebagai Ketua TP PKK dan Ketua Dekranasda Kabupaten Bener Meriah. Selamat bekerja," pungkas Dyah Erti.

Sebelumnya, Bupati Bener Meriah Sarkawi, dalam sambutannya mengungkapkan bahwa TP PKK memiliki jaringan luas, bahkan hingga satuan terkecil di tingkat gampong. "Jika potensi ini dimanfaatkan, maka berbagai program pembangunan pemerintah dapat disosialisasikan dengan baik kepada masyarakat."

Menanggapi saran Wakil Ketua Dekranasda Aceh terkait pembenahan sektor pariwisata Sarkawi menjelaskan, saat ini Pemkab telah melakukan pendataan dan pembenahan sejumlah objek wisata potensial di Bener Meriah untuk dikembangkan di masa mendatang.[Humas Aceh] 
Share it:

varia

Post A Comment: