0 Mau ke Luar Negeri, Begini Cara Membuat Paspor Tanpa Ribet - Lintas Atjeh

Search This Blog

Banyak Di Baca

IKUTI VIA EMAIL

PV

Mau ke Luar Negeri, Begini Cara Membuat Paspor Tanpa Ribet

Share it:
UNTUK bisa berpergian ke luar negeri, syarat utama yang harus anda miliki yaitu paspor. Tanpa paspor, anda tidak diizinkan ke luar Indonesia.

Paspor adalah dokumen resmi yang memuat identitas seseorang atau pemegangnya. Kini anda bisa membuat paspor secara online?

Lalu bagaimana cara membuat paspor online?

Berikut sejumlah langkah-langkah yang ditempuh untuk membuat paspor:

Dokumen Persyaratan yang Harus Dipersiapkan untuk Membuat Paspor Baru

Sebelum mendaftar antrean paspor online, kamu perlu mengetahui dulu dokumen-dokumen persyaratan yang dibutuhkan dan wajib dibawa ke kantor imigrasi setempat saat akan membuat paspor. Berikut ini adalah rincian dokumen untuk syarat membuat paspor:

e-KTP asli beserta fotokopinya.
Kartu Keluarga asli beserta fotokopinya.
Akta kelahiran, ijazah (SD/SMP/SMA), surat/buku nikah, atau surat baptis asli beserta fotokopinya. Untuk dokumen ini, kamu hanya perlu memilih salah satunya saja, misalnya hanya akta kelahiran. Namun, pastikan pada dokumen tersebut terdapat informasi mengenai nama, tempat & tanggal lahir, serta nama orang tua.
Siapkan materai 6000.

Khusus bagi kamu yang sudah pernah membuat paspor dan berencana membuat paspor untuk anak, jangan lupa juga untuk membawa paspor asli kamu beserta surat/buku nikah. Pembuatan paspor wajib menggunakan e-KTP asli. Jika e-KTP kamu sudah diurus namun belum juga diterbitkan oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, maka kamu perlu membawa surat keterangan atau rekomendasi dari disdukcapil.

Tahapan Mendaftar Antrean Online untuk Membuat Paspor Baru
Saat ini, kamu sudah tidak bisa datang langsung ke kantor imigrasi dan mengantre secara manual. Semua proses pengambilan nomor antrean pembuatan paspor baru harus dilakukan secara online. Kamu bisa memilih salah satu media layanan antrean online yang tersedia: aplikasi, situs, atau chat dengan layanan imigrasi setempat via WhatsApp. Berikut ini adalah tahapan-tahapannya.

Catatan Penting: Pendaftaran antrean paspor online hanya berlaku untuk pembuatan paspor baru dan perpanjangan. Tidak berlaku untuk paspor hilang/rusak/perubahan identitas.

Cara Daftar Antrean Online dan Membuat Paspor Baru lewat Aplikasi

Khusus bagi kamu pengguna ponsel Android, kamu perlu download aplikasi "Antrian Paspor" di Google Play Store. Aplikasi ini dibuat dan dikembangkan langsung oleh Direktorat Sistem dan Teknologi Informasi Keimigrasian Indonesia.

Buka aplikasi dan daftarkan diri kamu sesuai dengan formulir yang tersedia. Mulai dari membuat username dan password, mengisi nama, NIK, nomor hp, email, hingga alamat lengkap.

Setelah mengisi formulir dengan lengkap, selanjutnya pendaftaran akun kamu akan diverifikasi melalui email.

Setelah diverifikasi, kamu bisa langsung login ke akunmu menggunakan email dan password yang sudah dibuat.

Setelah login, pilih wilayah kantor imigrasi yang paling dekat dengan tempat tinggalmu.

Selanjutnya, isi data permohonan antrean paspor, mulai dari tanggal yang diinginkan untuk pembuatan paspor, jam, hingga jumlah pemohon.

Setiap kantor imigrasi memiliki kuota harian untuk pengajuan pembuatan paspor. Jadi, pastikan bahwa pengajuan antrean paspormu sudah disetujui dan masuk kuota harian sesuai tanggal yang dipilih.

Apabila sudah disetujui, kamu bisa datang langsung ke kantor imigrasi yang sudah dipilih sesuai tanggal dan jam yang kamu ajukan di aplikasi.

Tunjukkan kode booking atau QR Barcode yang ada pada akunmu kepada petugas admin atau resepsionis yang ada di kantor imigrasi.

Petugas kemudian akan memberikan kamu kertas atau bukti cetak antrean yang berisi nomor urut panggilan pembuatan paspor.

Ketentuan Mendaftar Antrean Online Pembuatan Paspor via Aplikasi

Di dalam satu akun atau aplikasi, kamu bisa mendaftar antrean untuk lima orang sekaligus.

Lima orang ini adalah yang termasuk dalam anggota keluarga inti seperti bapak/ibu, suami/istri, anak, dan diri sendiri.

Di luar daripada itu, antrean tidak bisa diajukan secara berasma-sama atau kolektif.

Aplikasi Antrian Paspor dapat digunakan untuk pembuatan paspor di beberapa kantor imigrasi berikut ini:
Cara Daftar Antrean Online Buat Paspor Baru lewat Situs Imigrasi
Khusus kamu yang nggak bisa mengunduh atau menggunakan aplikasi, silakan akses situs https://antrian.imigrasi.go.id melalui desktop atau mobile browser di ponsel kamu.

Klik opsi pendaftaran di pojok kanan bawah kolom yang tersedia.

Kemudian, isi data diri untuk mendaftar.

Selanjutnya, ikuti tahapan pendaftaran yang tertera pada situs. Prosesnya kurang lebih sama dengan yang ada pada aplikasi.

Apabila pendaftaran sudah disetujui sesuai tanggal dan jam pembuatan paspor yang dipilih, maka simpan kode booking atau QR Barcode yang tertera pada situs.

Tunjukkan kode booking atau QR Barcode yang kamu dapat pada petugas admin atau resepsionis ketika datang ke kantor imigrasi.

Tips Mendapatkan Kuota Antrean Paspor Online

Cek secara berkala kuota antrean online pembuatan paspor yang tersedia di kantor imigrasi yang kamu pilih.

Kamu bisa cek ketersediaan kuota pada hari Minggu setiap pukul 17.00.

Jangan terpaku pada satu kantor imigrasi saja, apabila kantor imigrasi pilihanmu kuotanya selalu penuh, kamu bisa cari alternatif kantor imigrasi yang lainnya.

Apabila sudah berhasil mendapat kuota antrean, pastikan datang ke kantor imigrasi sesuai jadwal yang sudah disetujui. Kamu juga disarankan datang sekitar 1 jam lebih awal dari jam yang ditentukan. Sebab, apabila terlambat, nomor antreanmu akan hangus dan kamu perlu mendaftar antrean dari awal lagi.

Proses dan Cara Membuat Paspor Baru di Kantor Imigrasi
Kalau sudah mendapat kuota antrean, langkah selanjutnya adalah sebagai berikut:

Silakan datang langsung ke kantor imigrasi yang sudah kamu pilih sesuai tanggal dan jam yang sudah disetujui.

Pastikan datang lebih awal dari jam yang tertera dalam antrean.

Bawa semua dokumen persyaratan yang dibutuhkan dan alat tulis. Susun dengan rapi dan masukkan ke dalam amplop dokumen atau map.

Gunakan pakaian yang rapi dan bersih. Disarankan untuk menggunakan pakaian atau atasan selain warna putih. Sebab, saat foto pembuatan paspor, background yang digunakan pada sesi foto di ruang layanan pembuatan paspor akan berwarna putih.

Ketika datang ke kantor imigrasi, berikan kode booking atau foto QR Barcode pada petugas layanan/resepsionis.

Petugas akan mengescan QR Barcode tersebut dalam bentuk cetak berisi nomor urut panggilan pembuatan paspor.

Selain memberi nomor urut panggilan, petugas juga akan mengecek kelengkapan dokumen yang sudah kamu bawa.

Apabila kelengkapan dokumen sudah sesuai persyaratan yang berlaku, maka petugas akan memberikan kamu formulir data diri yang perlu diisi di dalam map berwarna kuning.

Sambil menunggu panggilan, kamu perlu mengisi formulir yang sudah diberikan petugas secara benar dan lengkap.

Saat tiba giliranmu, berikan semua dokumen kepada petugas yang berwenang.

Petugas yang berwenang mengurus pembuatan paspormu juga akan melakukan wawancara singkat. Biasanya, pertanyaan yang diajukan adalah seputar alasanmu mengajukan pembuatan paspor. Tidak perlu khawatir, jawab saja semua pertanyaan yang diajukan petugas dengan jujur.

Apabila dokumen sudah sesuai dan memenuhi syarat, petugas akan melanjutkan proses ke tahap berikutnya yaitu pengisian data ke dalam sistem komputer, memindai sidik jari, dan sesi foto.

Jika sesi foto sudah selesai, artinya proses pembuatan paspor sudah hampir selesai. Kamu akan diberi bukti pengambilan paspor beserta instruksi pembayaran biaya pembuatan paspor.

Pembayaran biaya pembuatan paspor dilakukan dengan cara transfer ke nomor rekening resmi yang diberikan pihak imigrasi. Bank yang bisa dipilih untuk pembayaran paspor di antaranya adalah NI, Mandiri, BRI, dan BCA.

Paspor bisa langsung diambil tiga hari setelah pembayaran dilakukan. Jangan lupa membawa bukti pengambilan serta struk bukti pembayaran saat datang ke kantor imigrasi.

Penghitungan total biaya pembuatan paspor yang perlu kamu bayar disesuaikan dengan jenis paspor yang dibuat ditambah dengan biaya jasa biometrik sebesar Rp55.000. Misalnya, kamu membuat paspor biasa baru 48 halaman, maka total biayanya adalah Rp355.000.

Pembayaran bisa dilakukan dengan transfer lewat teller bank ataupun ATM BNI, BRI, Mandiri, atau BCA dengan memasukkan kode pembayaran yang tertera dalam bukti tagihan. Simpan bukti bayar dan bawa saat pengambilan paspor.

Kamu bebas memilih, mau membuat paspor biasa atau e-paspor. Perbedaan utamanya adalah pada e-paspor atau paspor elektronik terdapat chip berisi data biometrik (sidik jari dan hasil pindai bentuk wajah) identitas kamu. Chip ini terletak di bagian sampul paspor. Dengan adanya chip ini, paspor lebih terjamin keamanannya dan sangat sulit dipalsukan apabila dibandingkan dengan paspor biasa yang hanya berisi informasi atau identitas dasar pemegang paspor.

Dengan e-paspor, kamu juga bisa menggunakan fitur autogate di bagian imigrasi tanpa perlu mengantre panjang. Plus, bisa ke Jepang dengan menggunakan visa waiver yang proses pengurusannya jauh lebih mudah dan cepat.[Galamedianews] 
Share it:

news

Post A Comment: