-->

'Is' Catut Nama Kepala Dinas Sosial Aceh Timur, Warga Keude Blang Hampir Tertipu

28 Juni, 2019, 16.36 WIB Last Updated 2019-06-28T09:36:31Z
ACEH TIMUR - Ummi Kalsum (73), salah seorang petua gampong, warga Dusun Meuligoe, Gampong Keude BlangKecamatan Idi Rayeuk, Kabupaten Aceh Timur, hampir tertipu karena mendapat iming-iming bantuan dari dinas sosial.

Informasi tersebut, diungkapkan Ida (40), kepada media, Kamis (27/06/2019). Ida merupakan anak dari Ummi Kalsum.

"Pada Senin (24/06/2019), keluarga didatangi oleh orang yang mengatasnamakan dari Dinas Sosial Kabupaten Aceh Timur, bernama Is," sebutnya.

"Ia mengaku sebagai Kepala Dinas Sosial Kabupaten Aceh Timur, bersama stafnya mengendarai mobil jenis Avanza berwarna putih namun platnya saya lupa," ungkap Ida.

Lanjut dia, Is yang mengaku kepala dinas berkata kepada kami mau memberikan santunan berupa uang sebanyak Rp.80 juta dan bersedia mengisi formulir administrasi dan membayar biaya pendaftaran Rp.10 juta.

"Saya curiga, mana ada bantuan yang mau diberikan kok malah diminta uang sebanyak itu. Apa kami orang kaya, Ummi saja tidak ada kerjaan. Orang gampong sering minta Ummi untuk menepung tawar (peusijuk) bila ada acara kenduri atau pesta dan juga memandikan jenazah," ujar Ida heran 

Yang lebih anehnya lagi, lanjut Ida, Is yang memakai baju dinas warna coklat, malah menyuruh saya untuk membeli minum serta makanan diluar dan tidak mau minum air di rumah kami.

"Karena takut meninggalkan ibu bersama kepala dinas tersebut, saya tidak pergi dan Si Is seperti marah kepada saya," ungkapnya.

"Is malah berkata jangan takut ibu gak kita apa-apain, di gampong ibu ini yang mendapat bantuan 5 orang," tandasnya seraya berujar saat itu tanpa berpikir panjang, dirinya menyuruh mereka untuk pulang. 

"Saya berfikir kedatangan oknum tersebut mengaku dari dinsos mau memberikan bantuan rumah. Karena pada tahun 2017, kami membuat proposal bantuan rumah, rupanya kami mau ditipu," ujar Ida.

Terkait upaya tipu daya yang mencatut nama Kepala Dinas Sosial Aceh Timur tersebut, media belum berhasil mendapatkan konfirmasi.

Ketika ditanyakan di kantor dinas sosial, beberapa staf mengatakan kepala dinas tidak masuk ke kantor karena mau berangkat ke Jakarta dan sekretaris juga sedang tugas di Banda Aceh.

Saat media meminta keterangan kepada para staf, mereka tidak berani memberi tanggapan mengenai masalah ini dan menyarankan agar langsung menanyakannya kepada Kepala Dinas Sosial Aceh Timur, Bapak Alfiandi.[Dedi/Red]
Komentar

Tampilkan

Terkini