-->

Iklan

Catat! Tahun Depan Aceh Tamiang akan Bangun Jaringan Gas untuk Rumah Tangga 

20 Desember, 2019, 21.39 WIB Last Updated 2019-12-20T14:45:00Z
ACEH TAMIANG - Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang melalui Bagian Ekonomi dan Administrasi Pembangunan Setdakab menyelenggarakan rapat koordinasi pembangunan jaringan gas bumi untuk rumah tangga dengan pihak Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi, Kementerian ESDM, Jum’at (20/12/2019).

Rakor yang dipimpin oleh Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Politik dan Hukum, Amiruddin AR, berlangsung di Aula Rapat Bupati Aceh Tamiang, sekira pukul 09.30 WIB. 

Pada awal pembahasan, Amiruddin menjelaskan, Bupati Mursil selaku Kepala Pemerintahan Kabupaten Aceh Tamiang telah menandatangani Berita Acara Serah Terima Koordinasi Pembangunan Jaringan Gas Bumi, pada 25 Juli 2019 lalu. 

Amir menyebutkan, direncanakan pada tahun 2020 akan dilakukan program pembangunan dan pemasangan jaringan gas bumi untuk rumah tangga. Tahap pertama, dilakukan di dua kecamatan, yakni Kecamatan Kualasimpang dan Kecamatan Rantau.

Dijelaskan juga bahwa rakor yang digelar hari ini bertujuan untuk menyamakan persepsi dan membangun sinergitas antar pemangku kepentingan serta pihak terkait, khususnya PDAM, PLN, dan Telkom. Terutama, tambahnya lagi, terkait pemasangan jaringan yang ditanam, supaya jangan sampai terkena jaringan instalasi lainnya. 

"Mudah-mudahan rencana pemasangan jaringan di tahun depan  dapat terlaksana dengan lancar," tuturnya.

Suparno Sementara itu, pihak Perwakilan Ditjen Migas, Suparno, menyampaikan bahwa agenda pembangunan jaringan tersebut untuk membangun kedaulatan dan kemandirian energi. "Pertama, kebijakan pembangunan jaringan gas adalah kebijakan pemerintah dalam membangun kedaulatan dan kemandirian di bidang energi guna mewujudkan ketahanan energi nasional," ujarnya. 

Dijelaskan juga oleh Suparno, manfaat jaringan gas bumi untuk rumah tangga merupakan upaya pengurangan penggunaan LPG tabung 3 kg. Harga gas yang akan disalurkan melalui jaringan gas nantinya, akan lebih murah dari gas tabung 3 kg. 

Dalam rakor tersebut Suparno turut menyampaikan, pemasangan jaringan gas bumi di Kecamatan Kualasimpang, meliputi Kampung Kota Kualasimpang, Kota Lintang, Bukit Tempurung, Perdamaian dan Kampung Sriwijaya. Sedangkan Kecamatan Rantau, jelasnya, hanya di Kampung Landuh. 

Total keseluruhan, pemasangan awal, tahap pertama, menargetkan 4000 rumah tangga, dan dijadwalkan, proses pengerjaan dimulai pada Maret 2020 mendatang, dengan perkiraan waktu pengerjaan selama 8 bulan. 

"Sistem jaringan gas bumi akan dipasang pipa/selang secara paralel ke setiap rumah, persis seperti dengan pemasangan PDAM, dan akan dibayar setiap bulannya setelah pemakaian," demikian kata Suparno. [ZF]
Komentar

Tampilkan

Terkini