-->

Jelang Natal dan Tahun Baru, Polres Aceh Tamiang Gelar Apel Operasi Lilin 2019 

20 Desember, 2019, 12.32 WIB Last Updated 2019-12-20T05:32:41Z
ACEH TAMIANG - Dalam rangka pengamanan Perayaan Natal 2019 dan Tahun Baru 2020,  Polres Aceh Tamiang menggelar Apel Pasukan Kesiapan Operasi Lilin 2019 di Lapangan Parama Satwika, Kamis (19/12/2019). 

Bertindak selaku Inspektur Apel, Kapolres Aceh Tamiang, AKBP Zulhir Destrian, SIK, MH. Sedangkan Pemimpin Apel, Dandim 0117/Atam Letkol Inf. Deki Rayusyah Putra, S.Sos, M.I.Pol. 

Saat pelaksanaan Apel, Bupati Aceh Tamiang diwakili oleh Asisten Administrasi Umum Setdakab, Ir. Adi Darma, M.Si. Apel Gelar Kesiapan Pasukan Operasi Lilin Rencong 2019 diikuti oleh pasukan TNI-Polri, Satpol-PP, Dinas Perhubungan dan Organisasi Radio Antar Penduduk Indonesia. Selain itu, juga dihadiri Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Aceh Tamiang.

Kepala Kepolisian Republik Indonesis (Kapolri) Jenderal Pol Idham Azis dalam amanatnya yang dibacakan Dandim 0117/Atam Letkol Inf. Deki Rayusyah Putra, S.Sos, M.I.Pol, menyampaikan, Apel gelar pasukan untuk Operasi Lilin 2019, difokuskan pada pengamanan 61.308 objek vital di seluruh Indonesia. Baik di gereja, tempat wisata pusat perbelanjaan, objek perayaan tahun baru, terminal, pelabuhan, stasiun kereta api, dan bandara. 

Dijelaskan, pelaksanaan Operasi Lilin Rencong 2019 digelar selama 10 hari, mulai tanggal 23 Desember 2019 hingga 01 Januari 2020 mendatang. Operasi tersebut juga dalam rangka memastikan kesiapsiagaan personel dan peralatan pengamanan dan keikutsertaan instansi terkait baik yang terlibat langsung maupun tidak langsung. 
Operasi Lilin 2019 melibatkan 191.807 personel pengamanan gabungan yang terdiri atas 121.358 personel Polri, 17.190 personel TNI serta 55.259 personel yang berasal dari instansi terkait antara lain Satpol-PP, Dinas Perhubungan, Kesehatan, Pramuka, Pemadam Kebakaran, Linmas, Senkom dan instansi lainnya. 

"Berdasarkan prediksi intelijen terdapat 12 potensi kerawanan yang harus diintisipasi, yaitu aksi terorisme, kejahatan konvensiona, kemacetan lalu lintas, kecelakaan transportasi, sweeping ormas, aksi penolakan peribadatan dan menyangkut kenaikan harga kebutuhan pokok masyarakat," jelasnya. 

Ditambahkan oleh Dandim, dalam Operasi Lilin Rencong 2019 ada lima hal yang harus dikedepankan diantaranya pertama jaga kesehatan dan niat tulus dalam menjalankan tugasnya, kedua pastikan setiap personel hadir sesuai plotting serta paham terhadap tugas dan tanggung jawab. Ketiga, lakukan deteksi dini dengan memetakan titik-titik kerawanan secara tepat dan optimalkan penggalangan untuk mencegah aksi yang meresahkan masyarakat
Keempat, laksanakan pengamanan secara profesional dan humanis, berikan pelayanan terbaik, serta tingkatkan kewaspadaan pengamanan melalui penerapan buddy sistem. Kelima, mantapkan kerjasama, sinergi dan sodaritas dengan baik bersama instansi pemerintah daerah. 

"Karena kerap terjadi konflik sosial tawuran, bencana alam, konvoi dan balap liar, kebakaran akibat petasan dan pesta narkoba ataupun minuman keras. Berkaitan dengan hal tersebut, seluruh Kasatwil harus dapat besinergi dengan stakeholder terkait untuk menentukan langkah antisipasi yang proaktif dan menerapkan strategi yang tepat guna mengatasi berbagai potensi gangguan yang ada, sesuai dengan karakterisik kerawanan masing-masing daerah," tutup Dandim 0117/Atam. [ZF]
Komentar

Tampilkan

Terkini