-->

Tanamkan Akhlakul Karimah pada Pemuda, Ini yang Dilakukan MPC PP Lhokseumawe

21 Desember, 2019, 21.20 WIB Last Updated 2019-12-21T14:20:54Z
LANGSA - Guna meningkatkan ukhuwah islamiah dan menanamkan akhlaqul karimah pada para generasi penerus bangsa, Majelis Pengurus Cabang Pemuda Pancasila (MPC PP) Kota Lhokseumawe mengadakan berbagai kegiatan keagamaan dan bakti sosial.

Hal tersebut disampaikan Arfiandi, ST, MM, Ketua Harian MPC Pemuda Pancasila Kota Lhokseumawe kepada LintasAtjeh.com, Sabtu (21/12/2019), di Halaman Mesjid Baiturrahman Lhokseumawe.

"Alhamdulillah.... MPC bersama MPO dan SAPMA PP baru selesai melaksanakan kegiatan 'Gerakan Pemuda Subuh' di Mesjid Baiturrahman ini. Kegiatan seperti ini kami lakukan setiap Sabtu dan Minggu," ujar pria yang akrab disapa Andi itu.

Andi yang didampingi Ketua SAPMA PP, Nyak Ray Rahmatillah menjelaskan, "Gerakan Pemuda Subuh" dan kegiatan bakti sosial tersebut merupakan arahan dari Ketua Umum MPC PP Kota Lhokseumawe, Muhammad Nasir. 

"Kegiatan ini menjadi agenda rutin setiap minggunya dan berguling ke gampong-gampong di wilayah Kota Lhokseumawe," terangnya.

Andi juga menyampaikan himbauan kepada berbagai organisasi kepemudaan yang ada di Kota Lhokseumawe agar ikut bergabung dalam kegiatan tersebut.

"Dengan kegiatan ini kami berharap dapat menjadi momentum dalam menciptakan lingkungan yang aman, nyaman dan kondusif," tandas Andi.

Sebelumnya, Abdul Halim Lc. LLM, Wakil Ketua MPO PP Kota Lhokseumawe dalam memberikan tausiyah usai sholat subuh berjamaah menyampaikan pentingnya rasa persatuan bagi umat islam dalam memerangi kedzaliman.

"Saat ini perpecahan terjadi pada umat islam, hal itu terjadi karena perbedaan pendapat dalam pandangan politik dan sebagainya," kata Abdul Halim.

"Selain itu, perpecahan dalam tubuh islam terjadi karena adanya upaya kelompok sekularisme, liberalisme dan radikalisme untuk menjauhkan umat dari agama," imbuhnya.

Guna mencegah timbulnya perpecahan ini, sambung dia, kita kembali pada konsep Washatiyah dalam berdakwah. Konsep ini merupakan konsep dakwah ulama Al-Azhar Mesir, dimana para ulama tidak mudah mengkafirkan orang lain terkecuali jelas kekufurannya baik dengan kata-kata maupun perbuatan orang tersebut.

"Mari rangkul dan bantu saudara-saudara kita untuk selalu berbuat kebaikan serta patuh dalam menjalankan perintah Allah SWT," pungkasnya.[SM]
Komentar

Tampilkan

Terkini