-->

Iklan

Tiga Napi Kabur dari Rutan Cabang Blangkejeren

15 Desember, 2019, 19.47 WIB Last Updated 2019-12-15T12:56:57Z
IST
GAYO LUES - Rutan Cabang Blangkejeren, Kabupaten Gayo Lues kembali kebobolan. Kali ini, sebanyak tiga narapidana (napi) dan tahanan titipan Pengadilan Negeri Blangkejeren berhasil melarikan diri dengan cara membobol dinding tembok kamar hunian, Minggu (15/12/2019).

Informasi yang berhasil dihimpun redaksi, ketiga napi ini kabur sekitar pukul 04.00 WIB, melalui lubang pada dinding dan napi tersebut kemudian memanjat tembok dengan menggunakan kain sarung yang disambung-sambungkan.

Ketiga napi ini diketahui berkasus narkoba, satu diantaranya masih berstatus tahanan dalam proses sidang di pengadilan negeri. Dijadwalkan minggu ini akan dibacakan vonis oleh majelis hakim.

Peristiwa kabur napi dari Rutan Cabang Blangkejeren bukanlah pertama kali terjadi, sebelumnya aksi serupa juga terjadi pada Selasa (12/03/2019) sekira pukul 03.14 WIB dini hari. Seorang napi kasus narkotika bernama Ade alias Bergek terpidana 13 tahun berhasil kabur dengan cara menggergaji jeruji sel karantina.

Kasus pelarian dengan menggergaji jerjak besi sel hunian juga terjadi pada awal 2018 lalu. Tiga tahanan titipan pengadilan negeri juga berhasil kabur dari rutan tersebut.

Ketiga tahanan yang kabur tersandung dalam perkara pencurian yang melarikan diri yakni Purnama Diawan (25) warga Bustanusalam, Randodi alias Jreng (30) warga Dusun Pengkala Blangkejeren.

Belakangan kedua tahanan itu berhasil ditangkap kembali, sedangkan seorang tahanan bernama Armen Toni (42), PNS warga Blower diketahui merupakan otak pelaku aksi pelarian masih buron dan telah masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).

Sementara itu Kakanwil Kemenkumham Aceh Lilik Soedjandi BC.IP yang dihubungi melalui sambungan telepon seluler membenarkan adanya napi kabur di Cabang Rutan Blangkejeren.

Menurut Lilik, dirinya baru mendapatkan laporan kejadian kabur napi siang hari ini dari Kepala Rutan Blangkejeren dan telah memerintahkan Tim Divisi PAS Kanwil Kemenkumham Aceh untuk melakukan investigasi latar belakang kaburnya para napi tersebut.

"Sudah siang tadi langsung dari Kacabrutan Blangkejeren, salah satunya masih status tahanan. Secara khusus saya perintahkan untuk dilakukan investigasi oleh Tim Kanwil Hukum dan HAM agar dapat diketahui permasalahan teknis yang menjadi masalah serta persoalan managerial seperti sistem pengawasan oleh atasan. Walaupun secara dukungan personil memang sangat terbatas," ungkap Lilik singkat kepada redaksi jaringan LintasAtjeh.com

Di tempat terpisah, Kacab Rutan Blangkejeren Zulkifli yang dihubungi melalui sambungan telepon seluler membenarkan dan dirinya saat ini mengaku sedang masa cuti. Namun walau demikian pihaknya telah melaporkan kejadian tersebut ke kantor wilayah hukum dan HAM Aceh serta pihak berwajib untuk dilakukan pencarian ketiga napi tersebut.

"Benar, kejadian tadi pagi sekitar pukul 04.00 WIB, kabur melalui dinding yang telah dilubangi kemudian manjat dinding tembok menggunakan kain sarung. Saya sudah laporkan kejadian ini tadi pagi ke kantor wilayah juga pada kepolisian untuk kita cari dua napi dan satu tahanan yang kabur tersebut," jelas Zulkifli.[AZ/Red]
Komentar

Tampilkan

Terkini