Iklan

Kepercayaan Orang Tionghoa, Ini Sejumlah Pantangan Saat Imlek

25 Januari, 2020, 09.38 WIB Last Updated 2020-01-25T02:41:25Z

Tahun Baru Imlek merupakan perayaan terpenting bagi orang Tionghoa. Perayaan tersebut dimulai pada hari pertama bulan pertama, di penanggalan Tionghoa dan berakhir dengan Cap Go Meh, pada tanggal ke-15. Malam tahun baru imlek dikenal sebagai 'Chúx' yang berarti malam pergantian tahun.

Perayaan Tahun Baru Cina atau Imlek biasanya dijadikan momen untuk berkumpul bersama keluarga, sekaligus memanjatkan doa dan harapan baik untuk tahun mendatang.

Mereka yang merayakan berbondong-bondong menyambut pergantian tahun baru Cina ini dengan sukacita. Berbagai tradisi pun dilakukan.

Salah satu tradisi yang mereka lakukan adalah mengucapkan Selamat Tahun Baru Cina kepada semua keluarga, teman-teman, dan kerabat.

Sebagian dari mereka biasanya mengucapkan Selamat Imlek dan Gong Xi Fa Chai (Selamat Sejahtera). Selain itu, sebenarnya masih ada ucapan Selamat Imlek yang lebih bervariasi.

Ada banyak tradisi yang dilakukan orang Tionghoa selama Imlek, tapi selain itu, ada juga beberapa pantangan yang tidak boleh dilakukan saat Imlek, diantaranya adalah:

1. Cuci baju

Orang Tionghoa tidak boleh mencuci baju pada hari pertama dan hari kedua Imlek. Konon, hari pertama dan kedua Imlek merupakan hari kelahiran Dewa Air. Selain itu, mencuci baju juga dianggap menghilangkan keberuntungan yang sudah didapat di tahun sebelumnya.

2. Keramas

Dalam bahasa Mandarin, rambut disebut (fǎ) yang serupa dengan fa pada kata (Fācái) yang berarti ‘menjadi makmur’. Keramas pada hari Imlek dianggap dapat menghilangkan kemakmuran atau keberuntungan yang didapat pada awal tahun baru.

3. Menggunakan senjata tajam

Benda tajam seperti gunting dan pisau bisa dengan mudah menyebabkan luka atau kecelakaan yang tidak diinginkan. Kecelakaan di Tahun Baru Imlek dianggap merupakan pertanda bahwa nasib buruk atau ketidakberuntungan akan terjadi sepanjang tahun. Maka itu, benda-benda tajam sangat dihindari saat Imlek.

4. Membersihkan rumah

Membersihkan rumah termasuk pantangan saat perayaan Imlek. Menyapu rumah di hari Imlek dipercaya sama dengan menyapu atau mengusir rezeki di tahun itu. Maka itu, orang Tionghoa tidak akan menyapu rumah pada saat merayakan Imlek.

5. Pakai baju hitam atau putih

Dalam tradisi Tionghoa, pakaian berwarna hitam atau putih menunjukkan perasaan berduka. Maka itu, orang Tionghoa biasanya tidak mengenakan pakaian yang berwarna putih, hitam, ataupun warna gelap.

Saat perayaan Imlek, orang Tionghoa akan mengenakan pakaian berwarna cerah khususnya merah karena warna merah dianggap membawa keberuntungan.

6. Minum obat
Meminum obat atau obat herbal di hari pertama Imlek jadi pertanda akan sakit sepanjang tahun sehingga tabu dilakukan. Bahkan di beberapa tempat di China, orang-orang akan memecahkan pot-pot obat mereka ketika bel tahun baru berdentum pada tengah malam, dengan harapan kebiasaan itu bisa menyembuhkan penyakit di tahun yang baru.

7. Makan bubur

Bubur diasosiasikan dengan makanan orang miskin sehingga memakannya dipercaya bisa membawa pengaruh buruk pada keuangan.

8. Menangis

Menangis pada malam tahun baru bisa membawa efek buruk karena diyakini menimbulkan kesialan dan akan membuat orang yang menangis akan sering menangis sepanjang tahun.

9. Berkata kasar dan berkisah tentang hantu

Menurut kepercayaan Cina, apa yang terjadi pada malam tahun baru akan menggambarkan apa yang kelak terjadi sepanjang tahun. Kata-kata kasar atau kotor bermakna buruk dan kesialan. Sedang kisah hantu dikaitkan dengan kematian, jadi jangan coba-coba menceritakan mereka di malam tahun baru apalagi dengan kat-kata kotor.

10. Berhutang

Kalau tidak punya uang saat Imlek, jangan sekali-kali kalian berhutang. Berhutang, saat perayaan Imlek berarti akan kekurangan terus. Jika Anda punya hutang, cobalah membayar semua utang pada malam Imlek. Namun bagi orang yang memberi utang dianjurkan untuk mengikhlaskan, ini dipercaya mendatangkan keberuntungan sepanjang tahun.

Itulah sepuluh pantangan yang tidak boleh dilakukan oleh orang Tionghoa saat Imlek.

* Dikutip dari beberapa sumber

Komentar

Tampilkan

Terkini