Iklan

Waspalah! Ada Penelpon Gelap Ngaku Ajudan Bupati Aceh Tamiang 'Meminta Uang' Kepada Pengusaha

29 Januari, 2020, 14.33 WIB Last Updated 2020-01-29T07:33:56Z
Ilustrasi
ACEH TAMIANG - Kepala Bagian (Kabag) Humas Setdakab Aceh Tamiang, Agusliayana Devita, S.STP, M.Si, menyampaikan himbauan kepada seluruh pimpinan perusahaan agar 'tidak mempercayai' terhadap orang-orang yang meminta dana dengan modus, mencatut nama adc (aide-de-camp/ajudan) Bupati Aceh Tamiang.

"Kami sudah dikonfirmasi oleh dua perusahaan perkebunan yang ada di Aceh Tamiang bahwa ada orang yang mengaku adc bupati, atas nama Rendi meminta sejumlah uang kepada pihak mereka," kata Kabag Humas, Rabu (29/01/2020).

Kabag Humas menjelaskan bahwa orang yang telah mencatut nama adc Bupati Aceh Tamiang  tersebut adalah penelpon gelap yang tidak bertanggung jawab.

"Pelaku murni ingin mencari keuntungan pribadi dengan cara mengaku disuruh oleh bupati meminta sejumlah uang," sebut Kabag Humas, Devi.

Dipastikan oleh Devi, Bupati Aceh Tamiang tidak pernah memerintahkan adc-nya untuk meminta sejumlah dana kepada pimpinan perusahaan-perusahaan yang ada di daerah tersebut

"Apabila hal tersebut masih terjadi, kami mohon agar beritahukan segera ke Bagian Humas Setdakab Aceh Tamiang, melalui nomor pengaduan 0823-6650-1000," demikian disampaikan Kabag Humas Agusliayana Devita, S.STP, M.Si. [ZF]


Komentar

Tampilkan

Terkini