-->

Iklan

Usai Jalani Observasi, WNI Eks Wuhan Dipulangkan dan Diberi Uang Saku 1 Juta

16 Februari, 2020, 15.03 WIB Last Updated 2020-02-16T08:03:49Z
Warga Negara Indonesia (WNI) yang dievakuasi dari Wuhan, Provinsi Hubei, China berdoa bersama usai menjalani masa observasi di Hanggar Pangkalan Udara TNI AU Raden Sadjad, Ranai, Natuna, Kepulauan Riau, Sabtu, 15 Februari 2020. ANTARA

LINTAS ATJEH | JAKARTA - Sebanyak 237 WNI plus 1 WNA eks Wuhan yang telah lolos observasi di Natuna, telah dipulangkan ke daerah asal masing-masing, kemarin. Mereka yang dipulangkan masing-masing mendapat bingkisan, uang saku dan biaya akomodasi serta transportasi.

"Nominal uang sakunya Rp 1 juta per orang," ujar Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan Agus Wibowo lewat pesan singkat, Ahad, 16 Februari 2020.

Seluruh akomodasi pemulangan WNI Eks Wuhan ditanggung pemerintah sampai mereka tiba di rumah masing-masing. Dari Bandara Halim Perdanakusuma, mereka diantarkan ke kampung halaman oleh pemerintah daerah setempat.

Agus memperkirakan biaya yang perlu digelontorkan untuk memulangkan 237 WNI plus 1 WNA yang dievakuasi dari Wuhan, Cina, mencapai Rp 12 miliar. Dana ini digunakan untuk berbagai keperluan seperti transportasi, logistik, tiket, hingga uang saku bagi mereka.

Diketahui bahwa dari 238 warga yang dipulangkan dari Wuhan, tiba di Indonesia sejak 2 Februari 2020 lalu. Mereka menjalani masa karantina wajib, sesuai standar dari organisasi kesehatan dunia (WHO) di Natuna selama dua pekan. Setelah masa observasi berakhir, kemarin, mereka bisa kembali ke daerah asal masing-masing.

Perjalanan kepulangan mereka bukan hal yang mudah. Setelah sempat terkunci di Wuhan karena isolasi pemerintah Cina pemerintah Indonesia akhirnya mengirimkan tim untuk menjemput mereka. Dari total 245 orang yang terjebak di sana, hanya 238 yang dapat dipulangkan.[Tempo]
Komentar

Tampilkan

Terkini