Iklan

Aksi Demo Tuntut Pembayaran SHT Warnai HUT PTPN Se-Indonesia ke-24 di Langsa

12 Maret, 2020, 00.02 WIB Last Updated 2020-03-12T14:01:42Z
LINTAS ATJEH | LANGSA - Hari Ulang Tahun (HUT) Perusahaan Terbatas Perkebunan Nusantara (PTPN) se-Indonesia ke-24 yang dirayakan secara sederhana oleh PTPN I Langsa diwarnai dengan aksi demo para pensiunan perusahaan BUMN tersebut. 

Aksi demo para pensiunan PTPN I yang menuntut pembayaran santunan hari tua (SHT) dilakukan usai perayaan HUT PTPN se-Indonesia ke-24. 


Direktur Utama PTPN I Langsa Uri Mulyari melalui Kabag Humas nya, Syaifullah saat dikonfirmasi LintasAtjeh.com, Rabu (11/03/2020) melalui telepon selular mengatakan sebelum datang para peserta aksi demo ke Kantor Direksi, perayaan HUT PTPN se-Indonesia ke-24 diisi dengan kegiatan upacara dan pemotongan tumpeng. 

"Di Kantor Direksi PTPN I Langsa, kami melakukan kegiatan upacara dan pemotongan tumpeng dalam merayakan HUT PTPN se-Indonesia yang ke-24 tadi pagi," ujar Syaifullah. 

Terkait adanya aksi demo para pensiunan PTPN I Langsa yang meminta haknya untuk dibayarkan bertepatan dengan perayaan HUT PTPN se-Indonesia, Syaifullah mengatakan bahwa kejadian ini hanya kebetulan saja. 

"Ya kebetulan pada hari ini para mantan karyawan berunjukrasa menuntut haknya," kata Syaifullah. 

"Di perayaan HUT PTPN se-Indonesia ke-24 ini ada aksi demo dari rekan-rekan punakarya dan kondisi PTPN I dalam keadaan defisit keuangan," imbuhnya.

Sebelum adanya kesempatan, Firdaus, salah seorang peserta aksi demo dalam orasinya menyampaikan bahwa Direksi PTPN I Langsa harus keluar dari kantor untuk menemui para pensiunan yang menuntut haknya. 

"Mengapa SHT kami tidak dibayar? Kami mohon kepada Bapak Direksi untuk keluar dan menerima aspirasi kami karena kami semua di sini adalah mantan karyawan PTPN I," kata Firdaus dengan geram. 

"Pada masa konflik kami berjuang demi PTPN I tapi mungkin bapak Direksi tidak mengalaminya dan pada saat itu pembayaran SHT lancar, tapi sekarang di masa damai SHT kami mengapa tidak dibayar?" imbuhnya. 

Ia juga mengatakan bahwa dana SHT itu bukan dibayar dengan cara dicicil, para pensiunan meminta pembayaran tunai karena SHT itu akan digunakan untuk modal hidup hari tua pensiunan. 

Sementara itu, Yunizam dalam orasinya menyampaikan bahwa tujuan kedatangan para pensiunan ke Kantor Direksi PTPN I Langsa untuk menuntut pembayaran SHT yang merupakan hak para pensiunan.

"Tujuan kami datang ke Kantor Direksi untuk menuntut SHT kami dibayar lunas dan bukan di cicil seperti sekarang ini," terangnya. 

"Semestinya aksi ini tidak perlu terjadi bila Bapak Direksi tidak sombong dan menganggap kami hanya sampah setiap pertemuan tidak mengalami titik temu," ungkap Yunizam. 

Lanjutnya, setiap pertemuan selalu jawaban Bapak Direksi bahwa PTPN I difisit dalam keuangan tapi hanya mementingkan pembayaran kepada gaji karyawan termasuk gajih Direksi. Tolong Bapak Direksi ingat jasa kami sebagai mantan Karyawan PTPN I dan jangan bapak bicara bahwa PTPN I banyak utang dari Direksi yang lama. 

"Itu kami anggap hanya alasan Bapak Direksi, bukankah Bapak sekarang sedang menumpuk utang untuk diwariskan ke Direksi penganti bapak? Kami berharap hari ini ada putusan tentang pembayaran SHT kami jangan keputusanya hanya janji tanpa adanya solusi," kata Yunizam.[Sm] 
Komentar

Tampilkan

Terkini