-->

Iklan

"Pasien Nol" Virus Corona, Mungkin Seorang Wanita di Pasar Seafood Wuhan

29 Maret, 2020, 09.54 WIB Last Updated 2020-03-29T02:54:16Z
Petugas keamanan berpatroli di pasar ikan tradisional Huanan di kota Wuhan, China, Jumat (24/1/2020). Pasar ikan itu ditutup setelah virus corona yang mematikan dideteksi berasal dari pasar itu.

LINTAS ATJEH | WUHAN - Seorang penjual udang di Pasar Seafood Huanan, Wuhan, China, kemungkinan merupakan "pasien nol" dari wabah virus corona.

Berdasarkan pemberitaan Wall Street Journal, pasien itu disebut merupakan perempuan berusia 57 tahun yang bernama Wei Guixian.

Dikutip New York Post Jumat (27/3/2020), Wei bisa jadi merupakan orang pertama dari Pasar Seafood Huanan di Wuhan yang terinfeksi virus corona.

WSJ mengulas harian lokal China, The Paper, dan menceritakan awalnya Wei bekerja seperti biasa pada 10 Desember saat mengalami gejala demam.

Merasa tidak enak badan, dia segera memeriksakan diri ke klinik terdekat dan kembali bekerja. Di saat itulah, dia diyakini menyebarkan virus itu.

"Saya merasa lelah. Tapi tidak seperti tahun-tahun sebelumnya," kata Wei. "Setiap musim dingin, saya selalu menderita flu. Jadi saya kira ini hal biasa," lanjut dia.

Dia kemudian mengunjungi lagi klinik itu pada 11 Desember, dan menerima suntikan. Tapi karena masih belum sembuh, dia pergi ke Rumah Sakit Nomor 11 Wuhan.

Di rumah sakit, ternyata dokter tidak mampu mendeskripsikan sakit apa sebenarnya Wei. Jadi, mereka hanya sebatas memberikan pil.

Segera setelah memeriksakan diri ke rumah sakit, perempuan yang diyakini adalah "pasien nol" itu merasa kondisinya makin memburuk.

"Saya tidak nyaman. Rasanya seperti tidak punya tenaga," paparnya. Jadi, dia mencoba mendapat opini kedua di Rumah Sakit Persatuan Wuhan.

Di RS terbesar kota tersebut, dokter mengatakan penyakitnya "kejam", dan menceritakan sejumlah orang di Pasar Seafood Huanan juga mengalami gejala sama seperti dirinya.

Pada akhir Desember 2019, Wei mengungkapkan dia dikarantina, dengan dokter berhasil menemukan hubungan antara virus dengan pasar.

Pada 31 Desember 2019, sebuah rilis dari Komisi Kesehatan Wuhan menyatakan, Wei termasuk satu dari 27 pasien yang positif terinfeksi Covid-19.

Selain itu, ibu penjual udang tersebut juga menjadi satu dari 24 kasus yang mempunyai keterkaitan langsung dengan pasar hasil laut itu.

Wei, yang kini telah pulih dan meninggalkan RS pada Januari menduga, kemungkinan dia terinfeksi dari toilet yang dia pergunakan di pasar.

Dia menuturkan, toilet tersebut dipergunakan secara bersama-sama oleh pedagang daging maupun pengguna pasar lain, dilaporkan The Journal.

Selain Wei, ada tetangganya sesama pedagang yang terpapar bersama dengan putrinya, keponakan, dan suami keponakannya itu.

"Mungkin bakal sedikit yang akan meninggal akibat wabah ini jika saja pemerintah bergerak cepat," jelas dia dalam wawancara di Februari.

Dia kemungkinan adalah "pasien nol". Namun, tidak jelas apakah dia adalah sosok pertama yang menderita virus bernama resmi SARS-Cov-2 itu.

Sejak merebak pada Januari, virus corona telah menjangkiti 81.340 dan membunuh 3.292 orang di China, demikian data dari Universitas John Hopkins.

Adapun total di seluruh dunia, hampir 600.000 orang terinfeksi Covid-19, dengan 27.000 di antaranya dilaporkan meninggal.[Kompas]
Komentar

Tampilkan

Terkini