Iklan

Pemprov Aceh Sediakan Kuburan Massal, Nazar Tuntut Plt Gubernur Mundur

29 Maret, 2020, 16.33 WIB Last Updated 2020-03-29T09:33:55Z
LINTAS ATJEH | JAKARTA - Putra Aceh di Jakarta, Nazarullah mendesak Plt Gubernur Aceh mundur dari jabatan karena mengeluarkan kebijakan untuk menyediakan kuburan massal di saat masyarakat sedang berjuang menghadapi virus Corona. 

"Saya Nazarullah sebagai putra kelahiran Aceh Pidie dan juga Ketua Aliansi Pemuda Aceh-Jakarta mendesak Plt Gubernur Aceh segera mundur dari jabatannya," pintanya dalam siaran persnya, Minggu (29/03/2020).

Dikatakannya, karena dalam situasi rakyat sedang membutuhkan bantuan dan kebijakan Pemerintah, Plt Gubernur Aceh malah mengeluarkan kebijakan aneh dan bersuara tanpa ada kebijakan apapun yang menguntungkan rakyat saat Virus Corona (Covid-19) menyebar di Aceh.

Menurut Nazar, seharusnya Plt Gubernur Aceh dengan tegas mengeluarkan surat untuk menutup Bandara Sultan Iskandar Muda dan menutup perbatasan Medan ke Aceh. Kemudian melakukan sterilisasi setiap orang yang masuk ke Aceh dan dikarantina di tempat khusus.

"Pemerintah Aceh juga harus memikirkan kebutuhan setiap harinya bagi rakyat Aceh selama lock down diberlakukan," tegas Nazar.

Dirinya menpertanyakan, bukankah Dana Otsus Aceh cukup besar dan bisa saja digunakan untuk menyelamatkan rakyat. Karena saat ini rakyat Aceh membutuhkannya.

"Jika Plt Gubernur Aceh sudah tidak mampu memimpin Aceh, saya minta untuk segera mundur dari jabatannya. Sebelum rakyat Aceh melakukan demo besar-besaran menurunkan anda," kecamnya.

Nazar mengecam tindakan Plt Gubernur yang lambat dan tidak tegas serta membiarkan corona menyebar di Aceh. Keberadaan anda saat ini tidak ada solusi dan kebijakan yang menguntungkan rakyat. Rakyat Aceh tidak butuh kuburan massal. Sudah cukup saat DOM (Daerah Operasi Militer) dan saat tsunami Aceh.

"Kuburan massal di Aceh, jangan sampai kisah itu terulang kembali," tandasnya.

Nazar meminta Pemerintah Aceh melakukan lock down agar masyarakat aman dari corona dan dapat menjalankan ibadah. 

"Segera tetapkan lock down dan bagikan kebutuhan pokok untuk rakyat miskin atau yang membutuhkannya. Stop dulu proyek kuburan massalnya anda," pintanya.

Dirinya berharap rakyat Aceh selamat dari bencana corona. "Semoga rakyat Aceh selamat dari Virus Corona (Covid 19)," tutupnya.[*/Red]
Komentar

Tampilkan

Terkini