-->

Iklan

Aksi Gampong Siaga Covid-19, Danpos Ramil Peusangan Selatan: Kita Putus Mata Rantai Virus Corona!

03 April, 2020, 10.32 WIB Last Updated 2020-04-03T03:32:48Z
LINTAS ATJEH | BIREUEN - Virus Covid-19 (Corona Virus) sudah menyebar ke 23 kabupaten kota di Aceh. Menyikapi hal tersebut, jajaran Pos Ramil Peusangan Selatan Kodim 0111/Bireuen turut berkolaborasi dengan aparatur setempat dalam upaya pencegahan penyebaran Virus Corona tersebut.

"Alhamdulillah, masyarakat sangat antusias bersama Aparatur di Jajaran Pos Ramil Peusangan Selatan Kodim 0111/Bireuen dalam upaya pencegahan penyebaran Virus Covid-19 ini," ungkap Peltu Armadi, Danposramil Peusangan Selatan Kodim 0111/Bireuen saat dihubungi redaksi LintasAtjeh.com, Jum'at (03/04/2020).

Dijelaskannya, sejak 02 April 2020 kemarin, kita telah menggelar 'Aksi Gampong Siaga Covid-19' bersama Muspicam Kecamatan Peusangan Selatan.

Dalam aksi ini, lanjut Peltu Armadi, dilakukan penyemprotan  disinfektan di tempat-tempat umum seperti di mesjid dan meunasah, rumah-rumah warga, polindes dan tempat umum lainnya yang rentan penularan Covid-19.
"Juga dikerjakan pembuatan wastafel (Tempat Cuci Tangan) dan lebih penting yakni sosialisasi bahaya Corona Virus (Covid-19) agar masyarakat paham dan tidak panik," sebutnya.

Peltu Armadi juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak dan masyarakat Kecamatan Peusangan Selatan dalam upaya mencegah penyebaran Virus Corona ini. 

"Terkhusus kepada Camat Peusangan Selatan Bapak Salamudin, S.Sos, Kapospol Peusangan Selatan Aipda Zulbahri Kepala Puskesmas Peusangan Selatan Andian, SKM, Relawan Gampong Lueng Baro, Tim Medis dari Puskesmas Peusangan Selatan, Ibu Pendamping Desa dan para Keuchik serta masyarakat Gampong Lueng Baro," ujar Peltu Armadi.

Selama ini, kata Peltu Armadi, kita bersama Kapospol selalu melaksanakan patroli malam. Jam malam diberlakukan dari jam 20.30 sampai 05.00 WIB. Kita patroli keliling desa-desa dan tempat keramaian untuk menghimbau agar ke rumahnya masing-masing.
Sedangkan mengenai isolasi mandiri bagi para warga yang pulang dari luar daerah, baik dari kabupaten kota di Aceh maupun dari Malaysia, Medan dan Jakarta, kita himbau peran para keuchik dan seluruh masyarakat Kecamatan Peusangan Selatan.

"Kalau ada perantau yang balik ke desa agar warga tersebut melapor ke Puskesmas setempat dan melakukan isolasi mandiri atau diam di rumah selama 14 hari. Kita juga berkordinasi dengan pihak Puskesmas untuk melakukan pemantauan selama 14 hari kepada para perantau yang balik ke desa," terang Peltu Armadi.

"Kita bersama seluruh jajaran Aparatur Kecamatan Peusangan Selatan terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat dalam upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19 ini," tandas Danpos Ramil Peusangan Selatan ini.
Untuk diketahui, berdasarkan data Gugus Tugas dari 23 kabupaten/kota, per tanggal 03 April 2020 pukul 15.00 WIB, jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) Aceh hingga hari ini tercatat sebanyak 1003 kasus.

Adapun jumlah ODP yang telah selesai pemantauan sebanyak 192 kasus, dan 811 ODP lainnya masih dalam proses pemantauan petugas kesehatan. 

Sementara itu, jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP), tercatat 49 kasus dan 4 kasus terkonfirmasi positif Covid-19.[Red]
Komentar

Tampilkan

Terkini