-->

Iklan

FMPA Kecam Kepemimpinan Tangan Besi Plt Gubernur Aceh

04 Mei, 2020, 09.03 WIB Last Updated 2020-05-05T03:05:29Z
LINTAS ATJEH | JAKARTA - Forum Mahasiswa Pemuda Aceh (FMPA) menilai Plt Gubernur Aceh, Nova Iriansyah mulai berulah dengan mengeluarkan kebijakan yang semakin menampakkan dan mulai terang-terangan bahwa dirinya sebagai pemimpin yang bertangan besi. Dan tidak ada satu lembaga pun di Aceh yang mampu membuat dia bertaubat. 

"Mulai dari penggunaan anggaran Covid-19 yang amburadul, tata pengelolaan hingga pemotongan anggaran Dinas Dayah yang merupakan tindakan semena-mena tanpa mempertimbangkan kecaman-kecaman dari beberapa Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Aceh," ungkap Fahmi Nuzula dalam pesan WhatsApp messenger, Senin (04/05/2020).

Menurut Fahmi, ini semakin melambangkan bahwa Nova salah satu pemimpin yang paling pekak atau paling zalim di lingkungan pemimpin daerah di Republik Indonesia. 

"Jika setingkat anggota terhormat DPRA Nova abaikan, siapa lagi yang bisa menasehati si pemimpin  seperti Plt Gubernur Aceh Nova Iriansyah," tukasnya.

Mewakili Forum Mahasiswa Pemuda Aceh, Fahmi Nuzula mendesak DPRA menggunakan hak interpelasi terhadap kepemimpinan Nova Iriansyah. 

"DPR Aceh jangan seperti ayam di musim hujan yang harus mencari tempat teduh di tepi kandang. Ini adalah amanah rakyat yang sudah dipertanggungjawabkan pada setiap wakil yang ada di gedung terhormat. Maka jangan diam saat gerak pemerintah sudah mulai mengeluarkan kebijakan gila seperti sekarang," sarannya pedas.

Menurut Fahmi, ini periode Pemerintahan Aceh yang paling zalim dan tidak mau kompromi dengan kebijakan yang lebih bagus dan terarah. Ini situasi genting yang harus segera 'diselesaikan'.

Dikatakan Fahmi, jangan Nova sudah merasa memiliki kekuatan penuh di DPR Aceh dengan adanya beberapa anggota terhormat dari partainya yang siap mem-back up kebijakan gila dia. Atau yang lebih menyedihkan lagi, jangan-jangan DPR Aceh diam karena takut kasus korupsi mau diungkit oleh imbas pengaruh kekuasaan Nova saat ini.

"Ayolah lah DPR Aceh, kami rakyat mulai jenuh. Kami merasa Nova sengaja menciptakan situasi seperti ini agar dia bisa menampakkan bahwa dia manusia terkuat di Tanah Aceh saat ini. Ini kejahatan demokrasi luar biasa yang sengaja diciptakan Plt Gubernur Aceh Nova Iriansyah," imbuh dia.

"Kami juga memohon doa ulama untuk kedepan Aceh agar dipimpin oleh pemimpin yang baik, amanah dan tidak bertindak dengan semena-mena," harap Fahmi.[*/Red]
Komentar

Tampilkan

Terkini