-->

Iklan

Hasil Uji Swab, Dua PDP Asal Aceh Tamiang Positif Covid-19

01 Mei, 2020, 19.45 WIB Last Updated 2020-05-01T13:45:31Z
LINTAS ATJEH | BANDA ACEH - Satu lagi pasien dalam pemantauan (PDP) asal Kabupaten Aceh Tamiang, yakni MAH (19), positif terjangkit virus corona (Covid-19).

MAH merupakan teman AJ (20), juga santri asal Aceh Tamiang yang Kamis (30/04/2020) kemarin, diberitakan positif corona.

Dengan demikian, warga Aceh Tamiang positif Covid-19 di Bumi Muda Sedia saat ini berjumlah 2 (dua) orang.

MAH dan AJ merupakan kelompok tujuh santri dari Magetan, Jawa Timur yang pulang kampung ke Aceh Tamiang menjelang meugang puasa Ramadhan.

Informasi tentang bertambahnya jumlah pasien Covid-19 tersebut diperoleh LintasAtjeh.com, dari Direktur Rumah Sakit Umum dr Zainoel Abidin (RSUZA) Banda Aceh, dr. Azharuddin, SpOT, K-Spine FICS di Banda Aceh, Jumat (01/05/2020) sore.

Pihak rumah sakit mendapatkan data tersebut dari Laboratorium Kesehatan Aceh yang berlokasi di Gampong Bada, Aceh Besar, Jum'at siang.

Surat pengantar maupun lampiran surat yang berisi hasil swab itu ditandatangani oleh Kepala Laboratorium Kesehatan Aceh, dr. Fahmi Ichwansyah, SKp, MPH.

Di dalam lampiran hasil swab itu tercantum dua nama yang diperiksa swab nasofaring dan orofaringnya.

Pemeriksaan spesimen dilakukan tanggal 26 April, hasilnya keluar 30 April 2020.

Kedua nama yang keluar hasil swab-nya itu sama-sama remaja asal Aceh Tamiang.

Selain MAH adalah AJ yang berdasarkan hasil pemeriksaan swab tahap dua masih tetap positif Covid-19.

AJ sebelumnya dirujuk dari  RSUD Aceh Tamiang ke RSUZA pada 24 April dengan keluhan pneumonia (radang paru-paru).

Pengambilan spesimen lendir tenggorokannya dilakukan di RSUZA Banda Aceh sebanyak dua kali, masing-masing tanggal 25 dan 26 April 2020.

AJ yang terinfeksi corona dalam usia sangat muda  merupakan kelompok santri dari Magetan, Jawa Timur yang pulang kampung ke Aceh Tamiang dan menunjukkan gejala Covid-19.

Saat ini, kata Azhar, MAH berada di Aceh Tamiang. Kemungkinan bisa dirawat di RSUD Aceh Tamiang saja karena RS tersebut sudah termasuk salah satu  RS rujukan Covid-19 Aceh.

"Mereka juga punya kemampuan lakukan swab, tapi tergantung rumah sakit dan Dinkes di sana. RSUZA welcome saja jika dirujuk kembali. Yang pentng adalah surveilansnya untuk tracking siapa saja yang berkontak dengan yang bersangkutan," kata Azhar.

Dengan positifnya hasil swab AJ, maka hingga hari ini sudah sebelas orang yang positif corona di Aceh.

Hanya satu orang yang meninggal pada 23 Maret lalu, yakni AA (56) asal Kota Lhokseumawe.

Tiga lagi berasal dari Aceh Besar, dan semuanya sembuh. Termasuk pasien terbaru, yakni MS (42) seorang militer yang berdinas di Banda Aceh, tapi berdomisili di Aceh Besar.

Dua lagi yang merupakan pasangan suami istri dari Banda Aceh juga dinyatakan sembuh dan sudah kembali ke kediamannya.

Selebihnya masing-masing satu orang pria dari Gayo Lues, satu pria darj Pidie, dan satu perempuan dari Aceh Barat Daya.

Khusus perempuan dari Aceh Barat Daya yang berinisial As (46) mulai Rabu (29/4/2020) kemarin dinyatakan sembuh. Hasil swab-nya kini negatif setelah sempat berubah-ubah dalam dua pekan: positif berdasarkan hasil rapid test, kemudian negatif hasil swab-nya, dan kemudian positif lagi.

"Tapi alhamdulilah berdasarkan hasil swab yang kita terima hari ini, pasien As asal Manggeng, Aceh Barat Daya sudah dinyatakan sembuh," kata Azhar.[*/Red]
Komentar

Tampilkan

Terkini