-->

Iklan

Tanah Longsor dan Banjir Bandang Landa Kebayakan Aceh Tengah

13 Mei, 2020, 18.21 WIB Last Updated 2020-05-13T11:21:32Z
Banjir bandang landa Aceh Tengah 11 rumah terendam material longsor

LINTAS ATJEH | BANDA ACEH - Banjir bandang yang melanda empat Kampung di Kecamatan Kebayakan akibat tingginya curah hujan yang melanda kawasan itu menyebabkan 11 unit rumah tunit terendam material longsor dan tiga unit mobil hanyut terbawa air bah.

"Laporan sementara ada tiga titik yang paling parah terdampak banjir bandang yang melanda kawasan Kebayakan. Namun tidak ada korban jiwa dalam musibah ini," kata Kabag Humas  Setdakab Aceh Tengah Salman Nuri yang dihubungi dari Banda Aceh, Rabu (13/05/2020).

Ia menjelaskan saat ini hujan dengan intensitas tinggi masih berlangsung dan Bupati Aceh Tengah, Shabela Abubakar telah tiba dilokasi untuk memantau langsung daerah terdampak banjir.

"Pak Bupati saat ini sudah di lokasi untuk memantau langsung dan melakukan penanganan terhadap musibah ini dengan instansi terkait," kata Salman menjelaskan.

Hujan deras juga berdampak longsor di ruas jalan Takengon-Bireuen yang mengakibatkan lumpuhnya transportasi. Namun, alat berat telah dikerahkan untuk menyingkirkan material longsor di ruas jalan tersebut.

Lebih lanjut, Salman menjelaskan saat ini Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah juga sudah mendirikan dapur umum di Paya Tumpi sebagai upaya menyiapkan makanan berbuka puasa untuk warga terdampak banjir bandang.

"Kita berharap intensitas hujan dapat berkurang sehingga banjir yang melanda sejumlah kampong cepat surut dan kita juga mengimbau kepada masyarakat untuk waspada karena intensitas hujan diperkirakan masih tinggi," katanya.[Antara News]
Komentar

Tampilkan

Terkini