Iklan

New Normal di Saat Pandemi Covid-19 Semakin Memburuk

19 Juni, 2020, 19.15 WIB Last Updated 2020-06-19T12:15:45Z
SEJUMLAH negara mulai melonggarkan pembatasan dengan membuka kembali perekonomian mereka. Tiga bulan masa lockdown telah meruntuhkan berbagai bisnis dan jutaan orang terdampak akibat kehilangan pekerjaan. Sayangnya, pembukaan kembali ekonomi terjadi justru di saat wabah semakin memburuk.

Indonesia misalnya, dalam beberapa hari terakhir, jumlah kasus konfirmasi positif Covid-19 memecahkan rekor dalam dua hari berturut-turut dengan angka di atas 1.000 orang per hari.

Padahal Jakarta yang menjadi lokasi penyebaran paling banyak telah menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) transisi sebagai fase menuju era new normal. 

Hal ini ditandai dengan dibukanya secara bertahap sejumlah sektor usaha, termasuk transportasi umum, meski dengan syarat protokol kesehatan yang ketat.

Badan Kesehatan Dunia (WHO) pada Senin (08/06/2020) lalu memperingatkan pandemi Covid-19 di seluruh dunia secara global memburuk. Hal itu ditandai dengan terjadi penambahan kasus penularan tertinggi dalam sehari di Amerika.

Jadi pemberlakuan New Normal masih sangat rawan diberlakukan, karena nyatanya kasus positif Covid-19 justru masih memburuk.

Penulis: Riki Aldira (Mahasiswa Hukum Tata Negara Fakultas Syariah dan Hukum UIN Ar Raniry Banda Aceh)
Komentar

Tampilkan

Terkini