-->

Iklan

Korpus Brigade PII Gandeng BPIP Sosialisasikan Pancasila Hingga Tingkat Desa

04 September, 2020, 21.22 WIB Last Updated 2020-09-04T14:22:10Z
LINTAS ATJEH | JAKARTA - Koordinator Pusat Brigade, Pelajar Islam Indonesia, dalam rangka aktualisasi nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, Pemerintah Republik Indonesia memandang perlu dilakukan pembinaan ideologi Pancasila terhadap seluruh elemen masyarakat, penyelenggara negara dan khususnya pelajar Islam di seluruh Indonesia yang terencana, sistematis, dan terpadu.

Nurul Fazri, Kepala Staf Teritorial Pengurus Besar Pelajar Islam Indonesia (PII) menyampaikan, 10 tahun yang lalu dan kini kita merasakan dampaknya bahwa pelajar di Indonesia 9% anti Pancasila. Saya merasakan sendiri bersama beberapa teman lainnya saat saya masih duduk dari SMP hingga Madrasah Aliyah di Aceh. Setiap kali upacara hari Senin, saya tidak suka mengikuti lagu kebangsaan Indonesia Raya dan saya jarang sekali memberikan hormat kepada sang saka merah putih kecuali dilirik guru baru saya angkat tangan dan menggerakkan mulut saya. Padahal kita tahu bersama lagu tersebut memiliki makna yang dasyat salah satunya menggambarkan semangat dan cita-cita bangsa Indonesia. 

Sambung Nurul Fazri, itu sebabnya saya kira penting nilai-nilai Pancasila kita perkuatkan lagi dari mulai sekolah dasar, dengan pendekatan dan konten sesuai usia mereka agar pelajar di Indonesia paham dan mengenal ideologi Negara Kesatuan Republik Indonesia terutama pelajar-pelajar yang di pelosok desa dari Aceh hingga Papua. 

BPIP harus terjun bersama pemerintah daerah lakukan terobosan pembinaan yang merata, apalagi sekarang pemerintah desa sudah memiliki anggaran desa selagi Bapak Joko Widodo masih menjabat sebagai Presiden RI sampai Tahun 2024 maka BPIP dan Pemerintah Daerah harus cepat bergerak. Coba wajibkan anggaran desa tersebut dialokasikan juga untuk program Pembinaan Pancasila. Jangan hanya di sekolah-sekolah saja, banyak juga anak-anak yang kurang mampu tidak bersekolah ataupun putus sekolah. 

"Saya menyarankan dan saya mendesak Bapak Presiden Joko Widodo, Ketua Dewan Pengarah BPIP untuk membentuk lembaga ataupun suatu badan yang bekerjasama dengan pemerintah desa untuk membentuk Lembaga BPIP tingkat desa. Agar generasi emas 2045 yang akan datang benar-benar memiliki roh ataupun jiwa mencintai Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berlandaskan ideologi Pancasila," bebernya.

Untuk menindaklanjuti visi  Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden KH. Maruf Amin dalam percepatan, pengembangan, serta terwujudnya Indonesia maju yang berdaulat, mandiri, dan berkepribadian berlandaskan gotong royong. Maka kami perlu memandang bahwa kehadiran BPIP sangat dibutuhkan oleh generasi sekarang apalagi kita akan menuju generasi emas 2045.

"Koordinator Pusat Brigade Pelajar Islam Indonesia siap menjadi mitra pemerintah dalam hal pembinaan dan mengawal ideologi negara," tegas Kepala Staf Teritorial PII.[*/Red]
Komentar

Tampilkan

Terkini